Ketua Bela Budaya Bantah Batalnya Kunjungan Jokowi ke Pugung Raharjo karena Penolakan Adat, Enam Desa Sudah Siap Sambut

Penulis: Rendi Kusuma  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 13:38:31 WIB
Ketua Bela Budaya Lampung Timur bantah penolakan adat terkait batalnya kunjungan Jokowi ke Pugung Raharjo.

LAMPUNG TIMUR — Polemik batalnya kunjungan mantan Presiden Joko Widodo ke kawasan cagar budaya di Lampung Timur terus bergulir. Ketua Bela Budaya Lampung Timur, Nurdin, dengan tegas meluruskan narasi yang menyebutkan bahwa agenda tersebut gagal karena adanya penolakan dari tokoh adat.

“Informasi yang menyebut batalnya kunjungan Pak Jokowi karena adanya penolakan dari tokoh adat tidak benar. Tidak ada penolakan. Tokoh adat dari enam desa sudah menyatakan siap menerima kehadiran beliau,” ujar Nurdin, Selasa (30/6/2026).

Dukungan dari Marga Sekappung dan Bandar Marga

Menurut Nurdin, para tokoh adat telah mengambil langkah konkret untuk menunjukkan dukungan mereka. Sebuah video pernyataan resmi bahkan telah dibuat, berisi kesiapan menyambut Jokowi di Taman Purbakala Pugung Raharjo.

Dukungan tersebut, lanjutnya, datang dari para pemuka adat yang tergabung dalam Marga Sekappung dan Bandar Marga Sekappung Limo Migo. Mereka antara lain Hasan Buay Pengammah (Lid Toba), Ahmad Kaisar, Pangeran Pagar Alam (Lid Bojong), Ibrahim Syah bergelar Batin Syah (Lid Desa Gunung Sugih Besar), Yusuf Pangeran Tinggal (Lid Desa Gunung Raya), Pangeran Anggeran (Lid Desa Peniangan), Ghayo Pagun (Desa Batu Badak), serta Bandar Marga Sekappung Limo Migo.

Kekecewaan Masyarakat dan Kritik terhadap Tim Jokowi

Nurdin menyayangkan beredarnya informasi yang dinilainya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menilai, miskomunikasi ini seharusnya bisa dicegah jika tim Jokowi di Lampung lebih proaktif melakukan koordinasi.

“Harusnya tim Pak Jokowi di Lampung berkoordinasi dan mengonfirmasi kepada panitia penyelenggara sehingga tidak muncul miskomunikasi yang akhirnya berkembang menjadi informasi yang keliru,” katanya.

Lebih jauh, Nurdin mengungkapkan bahwa pembatalan kunjungan tersebut menyisakan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat dan tokoh adat. Persiapan penyambutan sebagai bentuk penghormatan kepada mantan kepala negara telah dilakukan dengan penuh semangat.

“Kami tentu menghormati keputusan yang diambil. Namun kami juga menyayangkan karena masyarakat dan tokoh adat sudah mempersiapkan penyambutan dengan penuh semangat. Kekecewaan itu nyata dirasakan oleh banyak pihak,” tutupnya.

Rencana kunjungan Joko Widodo ke Lampung Timur sendiri dikabarkan batal tanpa penjelasan resmi yang detail dari pihak protokoler. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari tim mantan presiden terkait penyebab pembatalan agenda di Taman Purbakala Pugung Raharjo tersebut.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: voxlampung.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top