Di tengah hiruk-pikuk festival drag racing, Sykes dan timnya menyiapkan Force of Nature untuk satu kali lintasan terjadwal. Sepeda yang tampak ramping dengan knalpot berbentuk corong raksasa di bagian belakang ini sama sekali tidak terlihat seperti motor biasa. “Saya selalu ingin naik sepeda roket,” ujar Sykes kepada jurnalis yang hadir. “Tapi tidak ada yang akan mengajak saya, jadi satu-satunya cara adalah membuatnya sendiri.”
Ide Sykes berawal dari aksi legendaris Evel Knievel yang mencoba melompati Snake River Canyon pada 1970-an menggunakan roket air super panas. Force of Nature mengusung sistem propulsi uap dengan boiler 120 liter yang dipanaskan hingga 260 derajat Celcius. Proses perebusan menciptakan tekanan luar biasa di dalam tangki, yang dilepaskan dalam waktu sekitar tiga detik begitu lampu start menyala hijau.
Boiler merupakan satu-satunya komponen yang tidak dibuat sendiri oleh Sykes. Ia mendatangkannya dari perusahaan yang memproduksi bejana tekan untuk industri nuklir serta minyak dan gas. Alasannya murni soal keselamatan. “Jika meledak, bukan hanya saya yang akan terluka atau tewas, tapi juga semua orang di sekitar saya,” jelasnya.
Saat sesi dimulai, istri Sykes, Diane, mencabut pin pengaman dan menunjukkannya kepada Sykes sebagai tanda bahwa sepeda dalam kondisi aktif. “Dia menepuk kepala saya, itu sudah seperti ciuman, dan… berangkatlah kami,” cerita Sykes. “Tidak ada yang bisa mempersiapkanmu untuk apa yang akan kamu alami. Rasanya seperti ditendang dari belakang—gaya-G menarik tubuhmu ke belakang.”
Lampu hitung mundur berubah hijau, dan Force of Nature melesat seperti peluru. Kepulan uap besar menyembur dari knalpot, cukup kuat untuk menjatuhkan salah satu kamera yang dipasang di dekat lintasan hingga terpental sejauh 30 kaki ke pembatas. Jurnalis yang menyaksikan mengaku sulit membayangkan sensasi yang dirasakan Sykes di atas sadel. “Saya pernah mengemudikan mobil cepat, tapi akselerasi tercepat yang pernah saya alami hanya 0-60 mil per jam dalam 2,8 detik,” katanya.
Sebelum lintasan utama, Sykes dan tim berlatih bersama kendaraan drag racing lain—mulai dari mobil jalanan yang dimodifikasi hingga hot-rod yang ditenagai roket asli dari jet tempur. Kecepatan kendaraan-kendaraan itu sudah mencengangkan, namun tetap tak sebanding dengan kekuatan murni Force of Nature.
Meski menghadapi risiko sangat nyata, Sykes tampak tenang dan rileks. Ia bahkan sempat membagikan marshmallow kepada kru dan berbincang santai dengan para penggemar yang antre meminta tanda tangan. “Setiap kali kamu naik sepeda, ada rasa gentar,” akunya. “Ada adrenalin dan sedikit keraguan di kepala yang berkata, ‘saat aku menekan tombol ini, hidupku akan berubah. Semoga menjadi lebih baik.’”