LAMPUNG — CEO Apple Tim Cook secara terbuka mengakui bahwa perusahaannya tidak bisa lagi menahan gejolak kenaikan harga komponen. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal pekan ini, Cook menyebut kenaikan harga di beberapa lini produk sudah tidak bisa dihindari lagi.
"Sayangnya, kenaikan harga tidak bisa dihindari. Kami melakukan yang terbaik untuk meredam lonjakan besar yang dibebankan kepada kami, dan kami telah berusaha melindungi pelanggan dari kenaikan ini. Namun situasinya sudah tidak berkelanjutan," ujar Cook.
Cook tidak merinci produk mana yang akan naik harga atau seberapa besar kenaikannya. Namun, analis memprediksi iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang dirilis September mendatang bisa lebih mahal dari seri iPhone 17 Pro. Kenaikan harga juga berpotensi menyasar lini iPad dan Mac dalam waktu dekat.
Kenaikan ini dipicu oleh membengkaknya biaya produksi chip memori dan media penyimpanan. Apple selama ini disebut menjadi salah satu pihak yang paling lama bertahan menahan harga, sementara kompetitor sudah lebih dulu menyesuaikan harga jual produk mereka.
Menariknya, kabar kenaikan harga ini datang bersamaan dengan klaim dari satu firma analis bahwa Apple tidak berniat menaikkan harga iPhone 18 versi standar. Model ini kabarnya akan tetap dibanderol sama seperti iPhone 17 saat dirilis nanti.
Alih-alih menaikkan harga, Apple justru disebut akan meningkatkan RAM iPhone 18 menjadi 12GB. Tambahan memori ini diperlukan untuk menjalankan model AI on-device paling canggih yang diperkenalkan di WWDC pekan lalu. Siri yang lebih pintar dan fitur Apple Intelligence lainnya diprediksi menjadi andalan utama seri ini.
Namun, ada kejutan lain. Berbeda dengan tradisi rilis September, iPhone 18 edisi standar kabarnya tidak akan meluncur bersamaan dengan model Pro. Bocoran dari chairman pemasok lensa Apple, Largan Precision, secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa model standar baru akan hadir pada musim semi 2027.
Bloomberg melaporkan Apple tengah mempercepat pengembangan iPhone edisi 20 tahun yang akan dirilis tahun depan. Perangkat ini digadang-gadang membawa layar penuh dari ujung ke ujung dengan kaca melengkung di seluruh sisinya, menciptakan efek nyaris tanpa bingkai.
Akan ada dua model yang ukurannya diperkirakan mirip dengan iPhone 18 Pro (6,3 inci) dan iPhone 18 Pro Max (6,9 inci). Perangkat ini akan dirilis berbarengan dengan iPhone lipat generasi kedua.
Apple juga merilis beta macOS 27 Golden Gate yang menghadirkan Siri AI, pembaruan Liquid Glass, dan fitur Apple Intelligence anyar. Sementara itu, iOS 27 memperluas dukungan mode landscape ke lebih banyak aplikasi bawaan seperti Apple Music, Podcast, Kesehatan, dan lainnya.
Perubahan ini dinilai sebagai persiapan infrastruktur untuk "iPhone Ultra" yang digadang-gadang akan hadir dalam bentuk perangkat lipat. Mode landscape yang lebih maksimal akan sangat cocok untuk layar yang lebih lebar.
Bagi pengguna Apple di AS, Chase baru saja mengumumkan program loyalitas baru. Pemegang kartu Chase Sapphire Preferred yang mengaktifkan kartunya sebelum 31 Desember 2026 akan mendapat langganan Apple TV gratis selama satu tahun. Sementara itu, pelanggan Apple One bisa mendapat diskon USD 7,50 per bulan.
Diskon serupa juga berlaku untuk pemegang kartu Chase Sapphire Reserve. Sebelumnya, kartu ini menawarkan Apple TV dan Apple Music gratis. Kini pengguna bisa memilih diskon gabungan USD 15 per bulan untuk langganan Apple One.