Bupati Lampung Timur Jajaki Program WEFSRID Bersama Kemendagri, Integrasikan Ketahanan Air, Energi, dan Pangan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Penulis: Rizal Fikri  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 19:51:31 WIB
Bupati Lampung Timur bersama jajaran melakukan audiensi dengan Kemendagri untuk mengkaji program WEFSRID.

LAMPUNG TIMUR — Integrasi tiga sektor strategis—air, energi, dan pangan—dalam satu kerangka pembangunan mulai dijajaki Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Bupati Lampung Timur bersama Kepala Bappeda, Plt Kepala Dinas PUPR, dan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPHP) menggelar audiensi dengan Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Selasa (9/6/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Iwan Kurniawan, S.T., M.M. Audiensi tersebut secara khusus membahas peluang implementasi program WEFSRID di Lampung Timur, daerah yang dinilai memiliki potensi besar pada sektor pertanian, sumber daya air, dan pengembangan energi berkelanjutan.

Apa Itu Program WEFSRID dan Mengapa Lampung Timur Dilirik?

Program WEFSRID merupakan inisiatif pembangunan yang mengintegrasikan pengelolaan sektor air, energi, dan pangan dalam satu kerangka pembangunan daerah terpadu. Konsep ini dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam jangka panjang.

Sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Timur memiliki posisi strategis dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan energi berkelanjutan. Hal ini mendorong pemerintah daerah mengambil langkah proaktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat.

Komitmen Pemkab: Selaraskan Dokumen Perencanaan dengan Kebijakan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Timur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan dokumen perencanaan pembangunan dengan arah kebijakan nasional. Fokus utama diarahkan pada sektor yang berkaitan langsung dengan ketahanan air, kemandirian energi, dan kedaulatan pangan.

“Kami berharap melalui audiensi ini, asistensi dan supervisi dari Kemendagri dapat mengawal jalannya program WEFSRID di Lampung Timur. Integrasi pembangunan yang dilakukan harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memastikan setiap program strategis nasional diterjemahkan menjadi kebijakan yang efektif dan tepat sasaran di tingkat daerah.

Respons Kemendagri: Siap Fasilitasi dan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Iwan Kurniawan, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Ia menegaskan bahwa Ditjen Bina Bangda Kemendagri siap memberikan dukungan melalui fasilitasi, evaluasi, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Dukungan ini penting agar program yang direncanakan tidak hanya terintegrasi secara administratif, tetapi juga mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pembangunan daerah,” ujarnya.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada ketahanan air, energi, dan pangan sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lampung Timur.

Reporter: Rizal Fikri
Back to top