LAMPUNG TENGAH — Sebanyak 439 jamaah haji dan enam petugas tiba di Kabupaten Lampung Tengah setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Mereka tergabung dalam Kloter 8 tahun 1447 H/2026 M.
Kedatangan para jamaah disambut oleh unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga masing-masing. Suasana haru dan sukacita mewarnai proses penyambutan yang berpusat di Gedung Sesat Agung Nuwon Balak.
Polres Lampung Tengah bersama jajaran Polsek Gunung Sugih menerjunkan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan meliputi pengaturan lalu lintas, pengawasan area parkir, hingga pengawalan rombongan bus dari titik kedatangan hingga ke lokasi acara.
Satlantas Polres Lampung Tengah mengawal langsung 11 unit bus yang membawa para jamaah. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan dari bandara hingga ke Gedung Sesat Agung Nuwon Balak berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Kasi Humas AKP Yakub Samsudin menyebut pengamanan ini sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. “Pengamanan kami lakukan agar proses penyambutan dan pemulangan jamaah haji berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jamaah yang baru kembali ke tanah air. Tidak ada insiden atau gangguan keamanan yang dilaporkan selama prosesi berlangsung.
Proses penyambutan berlangsung sejak kedatangan rombongan hingga selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan berjalan aman, lancar, dan kondusif oleh pihak kepolisian.
Pemulangan jamaah haji Kloter 8 ini menjadi salah satu gelombang kepulangan jemaah asal Lampung Tengah setelah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.