LAMPUNG — Laga yang digelar di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (4/6) sore, menjadi panggung kebangkitan Indonesia U-19 setelah sempat kesulitan di babak pertama. Timor Leste yang kalah 0-3 dari Vietnam di laga perdana mencoba bertahan rapat, namun akhirnya jebol juga jelang turun minum.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-43. Bek sayap Reno Salampessy maju membantu serangan dan sukses menjebol gawang Timor Leste. Gol ini menjadi pelepas dahaga sekaligus mengubah peta permainan di babak kedua.
Setelah jeda, dominasi Indonesia makin tak terbendung. Irpan Siregar menggandakan keunggulan di menit ke-62 lewat skema serangan sayap. Tiga menit berselang, Arkhan Kaka memastikan kemenangan 3-0 melalui golnya di menit ke-65.
Di pertandingan lain, Vietnam tak memberi ampun bagi Myanmar dengan kemenangan 5-0. Hasil ini membuat Vietnam dan Indonesia sama-sama mengoleksi enam poin dari dua kemenangan. Namun, Vietnam memuncaki klasemen berkat keunggulan selisih gol: plus delapan berbanding plus enam milik Indonesia.
Konsekuensinya, laga pamungkas Grup A antara Indonesia melawan Vietnam pada Minggu (7/6) akan menjadi partai hidup-mati. Hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke semifinal. Posisi runner-up masih bisa lolos sebagai salah satu dari dua tim peringkat kedua terbaik, namun tanpa kepastian.
Kekalahan di dua laga awal membuat Timor Leste dan Myanmar harus rela angkat koper dari turnamen. Kedua tim masih memiliki satu pertandingan sisa, tetapi secara matematis sudah tak mampu mengejar poin Indonesia dan Vietnam yang sudah mengoleksi enam angka.
Klasemen sementara Grup A menempatkan Vietnam di puncak dengan enam poin (selisih gol +8), disusul Indonesia enam poin (+6), Timor Leste nol poin (-6), dan Myanmar nol poin (-8). Semua mata kini tertuju ke duel Indonesia vs Vietnam yang akan menjadi final grup yang sebenarnya.