LAMPUNG — Dominasi Samsung di pasar ponsel lipat (foldable) mulai mendapat tantangan serius, terutama pada sektor fotografi. Dalam pengujian komparasi yang melibatkan lebih dari 200 foto, Motorola Razr Fold berhasil membuktikan bahwa besaran megapiksel bukan satu-satunya penentu kualitas gambar. Fenomena ini menarik karena Samsung baru saja meningkatkan perangkat kerasnya secara signifikan pada Galaxy Z Fold 7.
Di atas kertas, Samsung Galaxy Z Fold 7 tampil sangat percaya diri dengan sensor utama 200 MP, naik signifikan dari 50 MP pada generasi sebelumnya. Kamera utama ini didampingi lensa ultrawide 12 MP dan lensa telefoto 10 MP yang mendukung 3x optical zoom. Konfigurasi ini dirancang untuk menangani berbagai kondisi pemotretan dengan fleksibilitas tinggi.
Motorola mengambil pendekatan berbeda untuk ponsel lipat model notebook pertamanya. Razr Fold menggunakan sistem tiga kamera yang lebih seimbang, yakni lensa utama 50 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto 50 MP dengan 3x optical zoom. Meski angka megapiksel pada kamera utamanya lebih kecil dari Samsung, Motorola mengandalkan pemrosesan gambar yang agresif untuk mengejar ketajaman.
Saat menguji pemotretan siang hari pada objek mobil Kia K4 Hatchback, perbedaan algoritma kedua ponsel terlihat jelas. Motorola Razr Fold menghasilkan foto yang lebih terang dengan mengangkat pencahayaan di area bayangan (shadow). Sebaliknya, Samsung Galaxy Z Fold 7 cenderung menghasilkan foto yang tampak sedikit underexposed (gelap), meski memiliki kontras yang lebih seimbang.
Fakta menarik muncul saat gambar diperbesar (zoom). Foto dari Razr Fold mempertahankan definisi dan detail yang lebih kuat. Efek penajaman (sharpening) dari Motorola membuat elemen kecil, seperti tetesan air pada bodi mobil, terlihat jauh lebih jelas dibandingkan hasil tangkapan Samsung. Keunggulan ini juga konsisten pada penggunaan kamera ultrawide, di mana detail aspal pada foto Motorola tampak lebih tajam tanpa efek speckled (bintik-bintik) yang muncul di Galaxy Z Fold 7.
Meski kalah dalam hal ketajaman mikro, Samsung Galaxy Z Fold 7 tetap unggul dalam hal akurasi warna. Pada pengujian objek tanaman bunga azalea, Motorola cenderung meningkatkan eksposur secara berlebihan yang menyebabkan warna merah bunga terlihat luntur dan berubah menjadi merah muda (pinkish). Hal ini membuat foto kehilangan kesan realistis.
Samsung berhasil menjaga saturasi warna tetap pada porsinya. Daun hijau tetap terlihat jelas dan tidak tertutup oleh dominasi warna bunga. Bagi pengguna yang mengutamakan kealamian warna untuk kebutuhan media sosial tanpa edit berlebih, Samsung memberikan hasil yang lebih aman secara estetika.
Untuk fotografi makro atau jarak dekat, Samsung Galaxy Z Fold 7 menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin pasar. Fokus pada kelopak bunga terlihat lebih tajam dengan tepian yang terdefinisi dengan baik. Motorola sebenarnya mampu menangkap momen makro dengan cukup baik, namun hasil akhirnya cenderung sedikit lebih lembut (soft) jika dibandingkan side-by-side.
Dalam hal dynamic range—kemampuan kamera menangkap detail di area paling terang dan paling gelap sekaligus—keduanya bersaing ketat. Baik Motorola maupun Samsung mampu menampilkan detail tapak ban mobil di area bayangan dengan sangat baik. Namun, Samsung sedikit lebih unggul dalam menjaga area langit; detail awan tetap terlihat jelas tanpa menjadi putih polos (blown out), sebuah aspek krusial bagi fotografer lanskap.
Hasil pengujian ini mematahkan anggapan bahwa Motorola selalu tertinggal jauh dari Samsung dalam urusan kamera lipat. Motorola Razr Fold adalah pilihan tepat bagi pengguna yang menginginkan foto dengan detail tajam dan gambar yang langsung terlihat terang. Namun, bagi mereka yang memprioritaskan akurasi warna, performa makro, dan keseimbangan cahaya yang natural, Samsung Galaxy Z Fold 7 tetap menjadi standar emas di kelasnya.
Samsung menggunakan sensor utama 200 MP yang unggul dalam akurasi warna, sementara Motorola menggunakan sistem triple 50 MP yang memberikan ketajaman detail lebih tinggi berkat algoritma pemrosesan gambar terbaru.
Tidak selalu. Meskipun Samsung memiliki 200 MP, pengujian menunjukkan bahwa kamera 50 MP Motorola mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam pada detail kecil seperti tetesan air atau tekstur jalanan karena optimasi perangkat lunak.
Samsung Galaxy Z Fold 7 lebih unggul untuk makro karena fokus yang lebih tajam pada jarak dekat, serta lebih baik untuk lanskap karena kemampuan dynamic range yang menjaga detail awan agar tidak silau.