Duda di Lampung Selatan Nekat Lompat ke Sumur Gegara Depresi Ingin Nikah Lagi, Sempat Berontak Saat Dievakuasi

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 15:46:54 WIB
Petugas Damkarmat Lampung Selatan mengevakuasi pria yang lompat ke sumur di Desa Jatibaru.

LAMPUNG SELATAN — Asmawi (42), warga Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang, nekat melompat ke sumur milik warga pada Rabu (13/5/2026) pagi. Aksi nekat pria duda tersebut diduga dipicu oleh tekanan batin lantaran keinginannya untuk menikah kembali tak kunjung terwujud.

Evakuasi Dramatis: Korban Sempat Berontak

Kepala Dusun setempat, Andi, melaporkan kejadian ini ke Dinas Damkarmat Lampung Selatan sekitar pukul 08.15 WIB. Petugas tiba di lokasi sepuluh menit kemudian dan langsung berkoordinasi dengan warga untuk melakukan evakuasi.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Korban sempat memberontak dan memberikan perlawanan saat petugas berusaha menaikkannya dari sumur. "Ya, jadi bersangkutan awalnya berontak, tapi alhamdulillahnya berhasil ditenangkan oleh tim kami," ujar Kabid Damkar dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah.

Setelah melalui proses yang menegangkan, Asmawi akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat sekitar pukul 09.25 WIB.

Depresi Akibat Keinginan Menikah Lagi

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, Asmawi yang berstatus duda diduga mengalami depresi berat. "Dia nekat karena ingin menikah lagi," kata Rully menirukan kesaksian warga.

Peristiwa ini sempat menggegerkan warga Desa Jatibaru. Sejumlah tetangga mengaku kaget melihat Asmawi tiba-tiba melompat ke dalam sumur tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Imbauan Petugas: Jangan Ragu Lapor Kondisi Darurat

Atas kejadian tersebut, Rully mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan peristiwa serupa atau kondisi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa. "Kami mengimbau masyarakat jangan ragu dan segera melapor, jika menemukan kondisi darurat agar petugas bisa cepat memberikan bantuan," imbuhnya.

Petugas juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam mendeteksi tanda-tanda depresi pada seseorang. Deteksi dini dan pendampingan psikologis dinilai dapat mencegah aksi-aksi nekat serupa di kemudian hari.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: lampung.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top