LAMPUNG BARAT — Polres Lampung Barat memastikan kehadiran petugas berseragam di jalanan pada jam-jam yang dianggap rawan kejahatan. Patroli yang digelar sejak pukul 00.00 WIB itu menyisir pemukiman dan wilayah perbatasan di Kecamatan Sukau menggunakan kendaraan roda empat.
Kasat Samapta Iptu Mahmudi menyebut patroli ini bagian dari langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas. "Kami mengedepankan langkah preventif melalui Patroli KRYD ini. Tujuannya jelas, yakni meminimalisir niat dan kesempatan para pelaku kriminalitas," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa.
Kecamatan Sukau masuk dalam peta kerawanan karena sejumlah titik dianggap sepi pada malam hingga dini hari. Kondisi ini kerap dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi C3. Personel bergerak secara mobile dan berhenti di titik-titik yang telah dipetakan sebelumnya.
Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) ini juga menjadi sarana memelihara ketertiban umum. Polisi memastikan warga yang tengah beristirahat tidak terusik oleh potensi gangguan keamanan.
Hingga menjelang pagi, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Lampung Barat, khususnya Sukau, terpantau aman dan lancar. Tidak ditemukan insiden kriminal selama patroli berlangsung.
Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman melalui Kasat Samapta menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara bergiliran di titik rawan lain. Kehadiran polisi di lapangan, menurutnya, harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.
"Masyarakat di Kecamatan Sukau dapat beristirahat dengan merasa aman dan tentram," kata Iptu Mahmudi menambahkan.