Wapres Gibran Rakabuming Fasilitasi Tes Bahasa Jepang dan Guru di Lampung

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 17:27:01 WIB
Wapres Gibran fasilitasi pengiriman guru bahasa Jepang untuk Program Kelas Migran Vokasi di Lampung.

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung memastikan adanya percepatan pengiriman tenaga pengajar bahasa Jepang dari pusat untuk memperkuat Program Kelas Migran Vokasi. Keputusan ini muncul setelah kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke SMKN 4 Bandarlampung pada Jumat lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico menyatakan bahwa penambahan guru tersebut merupakan langkah konkret untuk mempercepat realisasi program migran. Pihaknya kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan Japan Foundation terkait teknis pengiriman tenaga pengajar tersebut.

"Pak Wapres ingin membantu mengirimkan guru bahasa Jepang dari pusat ke Lampung. Secepatnya, ini lagi koordinasi. Tadi Japan Foundation sudah hadir, Direktur Japan Foundation juga sudah datang," kata Thomas Amirico di Bandarlampung.

Hemat Biaya: Tes Kompetensi Bahasa Jepang Kini Digelar di Lampung

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian Wapres adalah lokasi ujian kompetensi. Selama ini, para calon tenaga kerja migran asal Lampung harus merogoh kocek lebih dalam karena tes resmi hanya tersedia di Jakarta, Palembang, atau Medan. Kondisi ini dinilai memberatkan peserta dari kalangan keluarga menengah ke bawah.

Wapres Gibran mendorong agar pelaksanaan ujian kemampuan bahasa Jepang bisa dilakukan langsung di Lampung. Dengan adanya pusat ujian lokal, hambatan finansial terkait akomodasi dan transportasi lintas provinsi dapat ditekan secara signifikan.

"Selama ini, peserta asal Lampung harus mengikuti tes di Jakarta, Palembang, atau Medan. Kondisi ini tentu memberatkan, terutama bagi peserta dari keluarga menengah ke bawah. Nah Wapres ingin bantu agar tes ini bisa di Lampung," ujar Thomas menjelaskan dampak kebijakan tersebut.

620 Siswa Lampung Siap Ikuti Ujian Kemampuan Bahasa Jepang N4

Hingga saat ini, proses seleksi Program Kelas Migran Vokasi di Lampung telah menyaring ribuan peminat. Dari total 8.500 peserta awal, kini tersisa 620 siswa yang dinilai memiliki kompetensi cukup untuk menempuh ujian kemampuan bahasa Jepang level N4.

Siswa yang dinyatakan lolos seleksi tidak langsung diberangkatkan ke negara tujuan. Mereka wajib mengikuti fase pemantapan intensif selama tiga bulan. Fokus utama pada tahap ini adalah pendalaman bahasa serta pemahaman budaya kerja di Jepang agar para migran siap secara mental dan teknis.

“Langkahnya adalah pemantapan, kemudian bagaimana budaya, belajar budaya selama tiga bulan ke depan sehingga nanti pada saat mereka berangkat betul-betul siap,” tutur Thomas. Program ini diharapkan menjadi percontohan nasional dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang tersertifikasi secara internasional sejak dari daerah.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top