TANGGAMUS — Agenda pembangunan inklusif di Kabupaten Tanggamus kini mendapat dukungan penuh dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Langkah ini dikukuhkan dalam audiensi resmi yang berlangsung di ruang rapat bupati pada Selasa (5/4/2026).
Kerja sama antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan terbesar ini bertujuan untuk memastikan program-program pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga lapisan terbawah. Penguatan peran Muslimat NU menjadi salah satu instrumen kunci dalam kolaborasi tersebut.
Ketua PCNU Tanggamus, KH. Syamsul Hadi, mengungkapkan bahwa salah satu agenda terdekat adalah pelantikan Pengurus PC Muslimat NU periode 2025–2031. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026 di Gedung Global Nusantara (GGN) NU, Gisting.
“Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran Muslimat NU dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Syamsul Hadi.
Ia menegaskan bahwa struktur organisasi NU yang menjangkau tingkat pekon (desa) siap menjadi mitra strategis pemerintah. Jaringan ini dianggap efektif untuk mengawal program pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga di Tanggamus.
Bupati Tanggamus memberikan respons positif terhadap kesiapan PCNU untuk berkontribusi aktif. Pemerintah daerah berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, terutama pada sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.
“Kami terbuka untuk kolaborasi, khususnya dalam sektor kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” tegas Bupati dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan adalah kunci untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Keterlibatan tokoh agama dan kader organisasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan di lapangan.
Pertemuan ini juga menjadi ajang koordinasi teknis karena dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon di lingkungan Setdakab Tanggamus. Di antaranya adalah Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Hendra Wijaya M, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Badan Kesbangpol.
Kehadiran dinas terkait menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti rencana kerja sama ini. Dari sisi organisasi, KH. Syamsul Hadi didampingi oleh Sekretaris PCNU sekaligus Anggota DPRD Mujibur Umam, Bendahara PCNU Khairun, serta Ketua PC Muslimat NU Hj. Marhamah.
Hadir pula beberapa tokoh penting lainnya seperti Edi Yalismi dan H. Harjoli yang turut memberikan masukan terkait arah pembangunan Tanggamus ke depan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.