BANDAR LAMPUNG — PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Lampung pada awal Mei 2026. Berdasarkan pantauan pada laman resmi perusahaan, Sabtu (2/5/2026), tidak ada pengumuman perubahan harga untuk kategori Bahan Bakar Khusus (BBK) maupun BBM subsidi.
Keputusan ini memastikan harga operasional di SPBU masih mengikuti ketetapan per 18 April 2026. Pada periode tersebut, Pertamina melakukan penyesuaian harga yang cukup signifikan untuk beberapa jenis produk nonsubsidi unggulannya.
Masyarakat Lampung mencatat kenaikan tajam pada pertengahan April 2026 lalu. Hingga memasuki pekan pertama Mei ini, harga Pertamax Turbo masih tertahan pada angka Rp 19.850 per liter. Produk ini menyasar segmen kendaraan mesin bensin dengan performa tinggi.
Kondisi serupa terjadi pada sektor bahan bakar diesel nonsubsidi. Dexlite tetap dibanderol Rp 24.150 per liter, sementara Pertamina Dex dijual seharga Rp 24.450 per liter. Angka ini merupakan titik tertinggi setelah penyesuaian drastis pada bulan sebelumnya.
Meski produk BBK lain melonjak, harga Pertamax (RON 92) terpantau stabil. Pertamina masih mematok harga Rp 12.600 per liter untuk wilayah Lampung. Bagi pengguna yang melakukan pengisian di Pertashop, harga sedikit lebih rendah yakni Rp 12.500 per liter.
Untuk sektor bahan bakar subsidi, pemerintah dan Pertamina belum mengambil langkah perubahan harga. Pertalite masih dipasarkan dengan harga Rp 10.000 per liter di seluruh SPBU di Lampung. Harga ini tidak berubah sejak penyesuaian besar pada tahun-tahun sebelumnya.
Bio Solar atau Solar subsidi juga tetap berada di angka Rp 6.800 per liter. Stabilitas harga pada dua jenis BBM ini menjadi krusial bagi mobilitas masyarakat menengah ke bawah dan sektor transportasi logistik di Bumi Ruwa Jurai.
Berikut adalah rincian lengkap harga BBM Pertamina di wilayah Lampung per awal Mei 2026:
Penetapan harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala oleh Pertamina dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah. Penyesuaian pada 18 April 2026 lalu menjadi dasar utama mengapa tidak ada perubahan harga lagi pada awal Mei ini.
Langkah Pertamina yang tidak mengubah harga di awal bulan memberikan kepastian bagi pelaku usaha di Lampung. Hal ini meminimalisir fluktuasi biaya distribusi barang yang biasanya terdampak langsung oleh perubahan harga bahan bakar diesel seperti Dexlite.
Masyarakat dapat memantau perkembangan harga secara mandiri melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi perusahaan. Hingga berita ini diturunkan, operasional distribusi BBM di Lampung dilaporkan berjalan normal tanpa ada kendala pasokan di tingkat pengecer maupun SPBU.