MTsN 1 Lampung Timur Peringati Maulid Nabi dengan Tema Jejak Nabi, Inspirasi Abadi, Tegaskan Larangan Bullying

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:19:32 WIB
Ratusan siswa MTsN 1 Lampung Timur mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lapangan madrasah.

LAMPUNG TIMUR — Ratusan siswa MTsN 1 Lampung Timur mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema "Jejak Nabi, Inspirasi Abadi" di lapangan madrasah. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah, Kaur TU, para pendidik, tenaga kependidikan, serta seluruh murid.

Peringatan ini digelar sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah, bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Pihak madrasah berharap nilai-nilai keseharian Nabi bisa diterapkan dalam interaksi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Tausiyah: Jaga Lisan dan Hentikan Perundungan

Acara inti diisi siraman rohani dan pembacaan doa oleh Ustaz Busroyadi Al Kabir, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan nasihat yang lekat dengan kehidupan sehari-hari para murid.

Beberapa pesan utama yang ditekankan dalam tausiyah tersebut antara lain:

  • Keutamaan menjaga sikap dan tutur kata dalam pergaulan sehari-hari
  • Larangan keras melakukan perundungan atau bullying di lingkungan madrasah
  • Pentingnya memupuk rasa saling menghargai antar sesama
  • Menanamkan adab menghormati orang tua dan guru di mana pun berada

Meneladani Akhlak Nabi dalam Keseharian

Kegiatan ini diharapkan memberi dampak nyata bagi seluruh keluarga besar MTsN 1 Lampung Timur. Pihak madrasah menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan berhenti pada seremoni, melainkan menjadi pengingat untuk menyerap keagungan akhlak beliau.

Melalui momentum ini, madrasah mengajak seluruh warga sekolah bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Nilai saling menghargai, menghormati, dan menjaga satu sama lain menjadi fondasi yang ingin terus ditanamkan kepada para siswa.

Peringatan Maulid Nabi di MTsN 1 Lampung Timur menjadi bagian dari penguatan karakter siswa yang berkelanjutan. Dengan pembiasaan adab dan akhlak mulia di madrasah, diharapkan para murid mampu membawa nilai-nilai tersebut ke tengah masyarakat.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: kemenaglampungtimur.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top