Pencarian

Kebakaran Melanda Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur, Petugas Kesulitan Padamkan Api karena Lahan Kering dan Minim Air

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:37:31 WIB
Kebakaran Melanda Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur, Petugas Kesulitan Padamkan Api karena Lahan Kering dan Minim Air
Petugas gabungan berjalan kaki menuju titik api di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (21/8/2026), akibat medan yang sulit dijangkau kendaraan.

LAMPUNG TIMUR — Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) masih berupaya keras mengendalikan kobaran api yang melanda kawasan konservasi sejak Jumat (21/8/2026). Kondisi lapangan yang sangat kering dan minim air membuat proses pemadaman berjalan lambat, memicu kekhawatiran api akan meluas ke permukiman warga.

Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, membenarkan kebakaran tersebut dan menyebut petugas telah berada di lokasi sejak siang hari. Tim kesulitan bergerak karena kendaraan tidak dapat menjangkau titik api.

"Untuk saat ini teman-teman masih berjibaku di lapangan sejak siang kemarin. Kondisi lapangan sangat kering dan tidak ada air. Bahkan kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi dan terpaksa petugas harus berjalan kaki," ujar Zaidi.

Medan Sulit dan Minim Air Hambat Pemadaman

Medan yang terjal serta jarak tempuh yang jauh memaksa petugas berjalan kaki menuju titik api. Kondisi vegetasi yang mengering membuat api berpotensi cepat menjalar ke area lain apabila tidak segera diputus jalur rambatannya.

Hingga saat ini, Balai TNWK belum merilis titik koordinat pasti dan luasan lahan yang terbakar. Pendataan masih dilakukan bersamaan dengan proses pemadaman di lapangan.

Diduga Api Sengaja Dibakar

Pihak TNWK menduga kebakaran ini dipicu oleh ulah manusia. Dugaan tersebut mengacu pada kejadian serupa yang terjadi di kawasan konservasi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Penyebab kebakaran diduga sengaja dibakar seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Meski demikian, Balai TNWK belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang diduga melakukan pembakaran maupun motif di balik aksi tersebut.

Petugas Butuh Bantuan Personel dan Pompa Portable

Dalam upaya mempercepat penanganan, Balai TNWK membutuhkan dukungan tambahan personel, logistik, serta peralatan pemadam berupa mesin pompa portable. Saat ini unsur TNI, Polri, dan masyarakat telah dikerahkan untuk membantu petugas di lapangan.

"Untuk saat ini petugas TNWK di lapangan membutuhkan bantuan tambahan personel, logistik dan mesin pompa portable yang ada di lapangan sekarang TNI, polisi, dan masyarakat," ungkap Zaidi.

Ancaman bagi Habitat Satwa Liar

Kebakaran di kawasan konservasi ini menjadi perhatian serius karena TNWK merupakan habitat penting bagi berbagai satwa liar. Api yang meluas tidak hanya mengancam vegetasi, tetapi juga berpotensi mengganggu habitat satwa dan meningkatkan risiko konflik apabila api bergerak mendekati area aktivitas masyarakat.

Petugas kini berpacu dengan waktu untuk mengendalikan kobaran api. Masyarakat di sekitar kawasan TNWK diimbau tetap waspada dan segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api baru di sekitar kawasan hutan.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks