Pencarian

Bea Cukai Sumbagbar Tembus Rp 2,79 Triliun di Triwulan III 2026, Lampaui Target Rp 2,35 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 • 19:01:01 WIB
Bea Cukai Sumbagbar Tembus Rp 2,79 Triliun di Triwulan III 2026, Lampaui Target Rp 2,35 Triliun
Realisasi penerimaan Bea Cukai Sumbagbar mencapai Rp 2,79 triliun pada Triwulan III 2026.

BANDAR LAMPUNG — Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai Kanwil Bea Cukai Sumbagbar menyentuh Rp 2,79 triliun per akhir September 2026. Angka itu melampaui target tahunan Rp 2,35 triliun dengan persentase capaian 118,64 persen. Penerimaan negara dari sektor ini ditopang aktivitas perdagangan internasional di wilayah kerja Kanwil Bea Cukai Sumbagbar.

Kanwil Bea Cukai Sumbagbar menyatakan keberhasilan melampaui target didukung penguatan pelayanan, pengawasan, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Upaya pengawasan dan pelayanan dijalankan secara berimbang untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara.

Extra Effort Gali Potensi Penerimaan Negara

Kanwil Bea Cukai Sumbagbar mengoptimalkan berbagai upaya extra effort untuk menggali potensi penerimaan negara. Langkah itu dilakukan melalui penguatan pengawasan, penegakan ketentuan kepabeanan dan cukai, serta pemantauan dan evaluasi terhadap pemenuhan kewajiban pengguna jasa sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemantauan dan evaluasi menyasar kepatuhan pengguna jasa di wilayah kerja Kanwil Bea Cukai Sumbagbar. Pendekatan ini menempatkan kepatuhan sebagai bagian dari upaya menjaga penerimaan negara tetap berjalan.

Kepala Kanwil: Pelayanan dan Pengawasan Berjalan Beriringan

Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto menilai capaian triwulan III menunjukkan fungsi pelayanan dan pengawasan dapat berjalan beriringan.

"Keberhasilan melampaui target penerimaan pada Triwulan III merupakan bukti bahwa fungsi pelayanan dan pengawasan dapat berjalan beriringan. Ke depan, Bea Cukai akan terus memperkuat kepatuhan pengguna jasa, mengoptimalkan pengawasan, serta meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung iklim usaha yang sehat dan penerimaan negara yang berkelanjutan," ujar Bier Budy Kismulyanto.

Dukungan bagi Iklim Usaha dan Penerimaan Berkelanjutan

Bier Budy Kismulyanto menyebut penguatan kepatuhan pengguna jasa dan peningkatan kualitas pelayanan diarahkan pada iklim usaha yang sehat. Penerimaan negara yang berkelanjutan menjadi sasaran dari langkah tersebut.

Kanwil Bea Cukai Sumbagbar berkomitmen mengawal penerimaan negara melalui pelayanan yang prima, pengawasan yang efektif, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Upaya itu diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kinni.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks