LAMPUNG SELATAN — Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, menyatakan pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi begitu laporan masuk. Koordinasi dilakukan dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung serta pelapor sebelum tim bergerak.
"Setelah menerima laporan, tim Pos SAR Bakauheni bergerak menuju lokasi setelah berkoordinasi dengan kantor pencarian dan pertolongan Lampung serta pelapor," kata Rezie di Lampung Selatan.
Kronologi: Korban Tiba dengan Mobil lalu Lompati Pagar Dermaga
Peristiwa dilaporkan terjadi pada Minggu sekitar pukul 01.10 WIB. Korban tiba di area Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni menggunakan mobil.
Dedi kemudian keluar dari kendaraan, melompati pagar pembatas dermaga, dan masuk ke laut. Kejadian itu diketahui oleh Eno Sardiono, adik sepupu korban.
Saksi melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas PT ASDP Indonesia Ferry, yang meneruskannya ke Pos SAR Bakauheni. Identitas korban tercatat sebagai warga Cilegon, Banten, berusia 38 tahun.
Operasi Gabungan Melibatkan Basarnas, TNI, Polri, dan ASDP
Pencarian melibatkan personel dari Basarnas, TNI, Polri, ASDP, dan unsur SAR gabungan lainnya. Tim menyisir area dermaga menggunakan kapal penyelamat serta memantau perairan di sekitar lokasi kejadian.
Selain penyisiran di laut, tim mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Keterangan itu dipakai untuk memastikan kronologi kejadian dan memperkirakan posisi terakhir korban.
Imbauan ke Warga Sekitar Pelabuhan
Tim SAR meminta masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan tidak mendekati area pencarian. Warga diminta mengikuti arahan petugas agar operasi berjalan lancar.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pencarian maupun kondisi korban. Pos SAR Bakauheni masih melanjutkan penyisiran di perairan sekitar Dermaga 7 Eksekutif.