BANDAR LAMPUNG — PWI Lampung menurunkan tiga pasangan ganda andalan pada Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup. Dua di antaranya, pasangan Hendry serta duet Peter dan Rudi, berhasil melaju hingga babak 8 besar. Imam Ghozali menyebut hasil tersebut sejalan dengan skema persiapan tim inti yang memang diproyeksikan untuk ajang Porwanas.
Gubernur Cup Jadi Ajang Uji Performa Atlet
Turnamen ini dimanfaatkan sebagai sarana uji keterampilan sekaligus pemanasan bagi para atlet sebelum berlaga di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun depan. Menurut Imam Ghozali, ajang ini memberi gambaran nyata soal performa para atlet di lapangan.
"Kita bersyukur dengan acara ini untuk persiapan Porwanas tahun depan. Kita berkomitmen mempersiapkan tim secara maksimal. Event Gubernur Cup ini kami jadikan ajang untuk menguji kemampuan dan performa para atlet," ujar Imam Ghozali, Kamis (1/10/2026) malam.
Kedalaman Skuat PWI Lampung Capai Lima Pasangan Ganda
Meski pada event kali ini hanya menerjunkan tiga pasangan terbaik, PWI Lampung sejatinya memiliki kedalaman skuat hingga lima pasangan ganda. Stok pemain itu menjadi modal tersendiri bagi manajemen dalam menyusun strategi menghadapi Porwanas.
Dari tiga grup yang diturunkan, pasangan Hendry serta duet Peter dan Rudi menunjukkan hasil paling menonjol. Keduanya menembus babak 8 besar, sementara satu pasangan lainnya belum berhasil melewati tahap yang sama.
Target Satu Emas dan Satu Perak untuk Lampung
Menatap gelaran Porwanas mendatang, pihak manajemen mematok target realistis namun penuh optimisme berdasarkan peta kekuatan yang dimiliki. Pasangan Peter dan Rudy disebut sebagai andalan utama tim.
"Kami sangat optimis, terutama pada pasangan Peter dan Rudy yang menjadi andalan utama. Target kami tidak muluk-muluk, yaitu menyumbang satu medali emas dan satu medali perak untuk Lampung," pungkasnya.
Persiapan Menuju Porwanas Tahun Depan
Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup menjadi salah satu tahapan persiapan yang dipakai PWI Lampung untuk mengukur kesiapan tim. Manajemen berkomitmen mempersiapkan tim secara maksimal sebelum berlaga di ajang nasional tersebut.
Hasil di babak 8 besar menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk menyusun program latihan lanjutan. Dua pasangan yang melaju jauh diharapkan mempertahankan performa, sementara satu pasangan lainnya menjadi