Pencarian

Balai Veteriner Lampung Siapkan 200 Dosis Vaksin Rabies, Digabung Kampanye Gizi dan Lapak Baca

Senin, 28 September 2026 • 08:17:32 WIB
Balai Veteriner Lampung Siapkan 200 Dosis Vaksin Rabies, Digabung Kampanye Gizi dan Lapak Baca
Petugas menyiapkan dosis vaksin rabies dalam kegiatan vaksinasi di Bandarlampung.

Balai Veteriner Lampung bersama PDHI Cabang Lampung menggelar vaksinasi rabies dengan menyiapkan 200 dosis vaksin bagi hewan penular rabies di Bandarlampung. Kegiatan yang melibatkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung ini memadukan layanan kesehatan hewan dengan kampanye gizi dan lapak baca. Kepala Balai Veteriner Lampung menyebut pendekatan gabungan ini untuk membangun kesadaran masyarakat soal pencegahan rabies.

BANDARLAMPUNG — Kepala Balai Veteriner Lampung drh. Suryantana menyatakan pihaknya menyiapkan 200 dosis vaksin rabies untuk hewan penular rabies dalam kegiatan bersama di Bandarlampung. Vaksinasi ini melibatkan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

Suryantana menjelaskan vaksinasi terhadap HPR menjadi bagian dari upaya meningkatkan perlindungan terhadap hewan sekaligus mencegah penularan rabies kepada manusia. Menurutnya, kegiatan ini tidak berhenti pada pelayanan kesehatan hewan.

Lapak Baca dan Kampanye Gizi dalam Satu Kegiatan

Yang membedakan vaksinasi di Lampung kali ini adalah penggabungan dengan lapak baca dan kampanye gizi. Edukasi kesehatan hewan, kesehatan manusia, dan peningkatan pengetahuan masyarakat dilakukan bersamaan.

"Yang menarik dari kegiatan hari ini adalah kami tidak hanya berbicara tentang vaksinasi. Ada lapak baca dan kampanye gizi," kata Suryantana.

Ia menilai format gabungan ini menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies. "Vaksinasi rabies tidak hanya menjadi kegiatan pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit tersebut," ujarnya.

Peran Pemilik Hewan Peliharaan Jadi Kunci

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Anwar Bahri menegaskan pencegahan rabies tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan aktif masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan, menjadi syarat utama.

"Masyarakat memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin dan melaporkan apabila terjadi kasus atau kejadian yang mencurigakan," kata Anwar Bahri.

Ia menyebut vaksinasi bersama ini sekaligus menjadi momentum meningkatkan pemahaman bahwa rabies merupakan penyakit yang dapat dicegah. Kesadaran menjaga kesehatan hewan peliharaan berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan keluarga serta lingkungan.

Dokter Hewan Dorong Edukasi Sejak Dini

Ketua PDHI Cabang Lampung drh. Anwar Fuadi menyatakan dokter hewan memiliki peran dalam pencegahan penyakit, bukan hanya memberikan pelayanan ketika hewan mengalami gangguan kesehatan.

"Melalui vaksinasi dan edukasi, kami ingin masyarakat semakin memahami bagaimana menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi kesehatan manusia," kata Anwar Fuadi.

Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana layanan kesehatan hewan bisa dirangkai dengan program literasi dan gizi dalam satu forum. Warga yang datang tidak hanya membawa hewan peliharaan untuk divaksin, tetapi juga mendapat akses bahan bacaan dan informasi gizi.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks