LAMPUNG — Sejumlah drama China dikenal punya kemampuan membuat penontonnya ikut menangis dan ingin memeluk karakternya. Dari kisah cinta lintas waktu Scarlet Heart sampai tragedi putri gurun Goodbye My Princess, tiap judul menyuguhkan luka batin dan takdir yang bikin dada sesak. Deretan ini cocok buat kamu yang justru menikmati tontonan penuh emosi.
Drama China bertema emosional memang punya pasar sendiri di Indonesia. Karakternya kerap digambarkan dengan masa lalu kelam, luka batin, dan takdir yang bikin penonton ikut merasakan beratnya hidup mereka. Adegan sedihnya bukan cuma soal air mata, tapi soal keinginan menenangkan tokoh yang sedang hancur.
Genre kolosal jadi latar yang paling sering dipakai untuk kisah semacam ini. Intrik politik, perjodohan paksa, dan perebutan takhta memisahkan dua hati yang sebenarnya saling mencinta. Berikut sejumlah judul yang paling sering disebut sebagai drama China paling bikin pengen puk-puk karakternya.
Scarlet Heart, Legenda Kolosal yang Masih Bikin Nyesek
Scarlet Heart termasuk judul yang tak pernah absen dari daftar drama China menyayat hati. Kisahnya berpusat pada Zhang Xiao, perempuan modern yang terlempar ke masa Dinasti Qing setelah kecelakaan mobil dan masuk ke tubuh Ma'ertai Ruoxi, gadis bangsawan Manchu berusia 16 tahun.
Ruoxi sebenarnya tahu ia tak seharusnya terlibat dalam urusan istana. Namun ia justru terseret intrik perebutan takhta karena tak mampu menahan cinta. Ia menjalin hubungan dengan Pangeran Kedelapan, lalu Pangeran Keempat yang kelak naik takhta sebagai Kaisar Yongzheng. Nasib Ruoxi yang perlahan hancur inilah yang membuat hati penonton remuk.
Jajaran pemainnya memerankan tokoh yang layak dapat pelukan hangat. Cecilia Liu (Liu Shishi) berperan sebagai Ma'ertai Ruoxi, Nicky Wu sebagai Pangeran Keempat, dan Kevin Cheng sebagai Pangeran Kedelapan. Yuan Hong serta Lin Gengxin melengkapi kompleksitas kisah istana sebagai para pangeran lain.
Drama ini tayang perdana di Hunan Satellite TV pada 10 September 2011. Judul aslinya, Bu Bu Jing Xin, kurang lebih berarti kesedihan yang mencekam di setiap langkah. Makna itu pas menggambarkan perjalanan cinta terlarang dan pertarungan para pangeran memperebutkan takhta.
Kisah ini bahkan diadaptasi ulang menjadi versi Thailand oleh GMMTV. Scarlet Heart disutradarai Lee Kwok-lap, diangkat dari novel karya Tong Hua, dan diproduksi Tangren Media. Totalnya 35 episode dengan durasi sekitar 45 menit per episode.
Goodbye My Princess, Raja Tearjerker dari Gurun Barat
Goodbye My Princess sering dijuluki raja tearjerker. Ceritanya mengikuti Xiao Feng, Putri ke-9 dari Western Liang, yang dikirim ke Dataran Tengah untuk memenuhi aliansi pernikahan dengan Putra Mahkota. Ia terpaksa meninggalkan hidupnya dan menikahi pangeran licik yang posisinya tepat di bawah Kaisar.
Istana Timur digambarkan sebagai tempat berbahaya. Xiao Feng terjebak antara cinta dan dendam, harus bernavigasi di politik yang penuh jebakan, sementara ia dinikahkan dengan pria yang bertanggung jawab atas hancurnya keluarganya. Perlahan, ingatan yang terlupakan mulai muncul kembali ke permukaan.
Trio pemeran utamanya sukses membuat penonton menangis massal. Chen Xingxu berperan sebagai Li Chengyin alias Gu Xiaowu, Pangeran ke-5 Dinasti Li yang kelak jadi Putra Mahkota. Peng Xiaoran memerankan Xiao Feng, putri polos dan tulus, sementara Shawn Wei melengkapi kisah cinta yang penuh luka.
Drama ini tayang di Youku mulai 14 Februari hingga 25 Maret 2019. Di MyDramaList, Goodbye My Princess bertabur tag yang bikin nyesek seperti Tearjerker, Heartbreak, First Love, dan Star Crossed Lovers. Drama ini bahkan masuk daftar Causes Ugly Crying alias bikin nangis jelek.
Transformasi Xiao Feng dari gadis polos menjadi wanita terluka jadi bagian yang paling mengundang rasa pengen puk-puk. Goodbye My Princess disutradarai Li Muge dan diangkat dari novel Eastern Palace.
Mengapa Drama Emosional Makin Diminati
Tren drama emosional Tiongkok terus naik dalam beberapa tahun terakhir. Visual yang memukau dan cerita yang relatable jadi dua alasan utama penonton Indonesia betah marathon. Kisah cinta lintas kehidupan sampai drama keluarga yang menghangatkan semuanya dikemas dengan akting menyayat hati.
Buat kamu pencari tontonan yang bikin hati ikut berat, dua judul di atas bisa jadi titik awal. Siapkan tisu sebelum mulai, karena ending keduanya dikenal susah dilupakan.