TANGGAMUS — Tanggul Sungai Way Belu tidak mampu menahan debit air yang naik drastis akibat hujan deras sejak Senin malam pukul 19.00 WIB. Air akhirnya menerobos tanggul pada pukul 02.30 WIB dan menggenangi permukiman warga di Kecamatan Kota Agung Barat.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, Budiman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut lima pekon terdampak, dengan Pekon Belu dan Negara Batin sebagai wilayah paling parah.
Lima Pekon Terendam, Dua Wilayah Paling Parah
Selain Pekon Belu dan Negara Batin, banjir juga merendam permukiman di Pekon Teba Bunuk dan Tanjung Agung. Ratusan rumah warga tergenang air bercampur lumpur.
Puluhan hektare sawah yang siap panen turut terendam. Fasilitas publik tidak luput dari dampak, termasuk sebuah sekolah dasar yang membuat aktivitas belajar terhenti.
”Sekitar ratusan rumah penduduk terdampak banjir, yakni di Pekon Belu, Negara Batin, Teba Bunuk, dan Tanjung Agung. Namun yang paling parah terdampak adalah Pekon Belu dan Negara Batin,” ujar Budiman, Selasa (22/9).
Tebing Sungai Longsor di Beberapa Titik
Arus deras Way Belu juga mengikis tebing sungai di sejumlah lokasi. Foto asesmen BPBD hari ini menunjukkan longsoran tebing yang terjadi di beberapa titik di sepanjang aliran sungai.
Kondisi tersebut menambah risiko bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Tim gabungan mengimbau masyarakat menjauhi area tebing yang terkikis arus.
Posko Kesehatan Didirikan, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, aparat kecamatan, dan aparatur pekon masih bersiaga di lokasi. Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan juga sudah diterjunkan ke titik-titik terdampak.
Posko kesehatan telah didirikan untuk melayani warga yang membutuhkan pertolongan. Pendataan kerugian materiil dan luas lahan pertanian yang terdampak masih berlangsung.
”Dinas Pendidikan dan Kesehatan sudah berada di lokasi. Posko kesehatan juga telah didirikan. Kami mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir susulan,” pungkas Budiman.
Warga diminta segera mengungsi ke tempat lebih tinggi jika hujan susulan turun. Potensi banjir lanjutan masih membayangi wilayah Kota Agung Barat selama cuaca ekstrem berlanjut.