BANDARLAMPUNG — Empat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap I 2025 di Provinsi Lampung dinyatakan rampung dibangun. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto mengatakan, keempat lokasi tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan pada 3 September 2025.
"Untuk tahap I 2025 telah ada empat titik lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang ditetapkan pada 3 September 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan, semuanya telah selesai dibangun," ujar Bani di Bandarlampung, Rabu.
Dua Kabupaten Jadi Lokasi Percontohan Tahap Pertama
Keempat titik yang telah tuntas pembangunannya tersebar di pesisir timur dan selatan Lampung. Dua lokasi berada di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Kampung Nelayan Merah Putih Bandar Agung di Kecamatan Sragi dan Kampung Nelayan Merah Putih Ketapang di Kecamatan Ketapang.
Dua lokasi lainnya berada di Kabupaten Lampung Timur, meliputi Kampung Nelayan Merah Putih Margasari di Kecamatan Labuhan Maringgai dan Kampung Nelayan Merah Putih Sukorahayu di kecamatan yang sama.
Menurut Bani, dari empat kampung nelayan yang sudah berdiri itu, sebagian sedang dalam proses penyediaan BBM bersubsidi. Fasilitas ini dinilai krusial untuk menekan biaya operasional melaut nelayan setempat.
Empat Titik Baru Tahap II Masih Berjalan, Progres Capai 68 Persen
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak berhenti di tahap pertama. DKP Lampung mencatat ada empat lokasi tambahan pada tahap II 2025 yang hingga kini masih dalam proses konstruksi.
Penetapan lokasi tahap lanjutan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2025.
Berdasarkan data per 20 Juni 2026, progres pembangunan tertinggi berada di Kampung Nelayan Merah Putih Cabang, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah yang mencapai 68,05 persen. Disusul Kampung Nelayan Merah Putih Durian di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dengan progres 65,58 persen per 19 Juni 2026.
Sementara itu, Kampung Nelayan Merah Putih Tegineneng di Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus baru mencapai 62,80 persen. Adapun progres terendah tercatat di Kampung Nelayan Merah Putih Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan yang baru menyentuh 58,53 persen per 20 Juni 2026.
Menghidupkan Ekonomi Pesisir
Program Kampung Nelayan Merah Putih hadir sebagai upaya mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan daerah. Target utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya di pesisir Lampung.
Dengan rampungnya tahap pertama dan berjalannya tahap kedua, pemerintah menargetkan delapan kampung nelayan dapat beroperasi penuh di Lampung. Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi baru yang terintegrasi, mulai dari pendaratan ikan hingga distribusi hasil tangkap.