BANDAR LAMPUNG — Keramahan yang ditunjukkan IM (18), seorang pedagang kebab di Way Kandis, berbuah petaka. Ia baru saja kehilangan sepeda motor dan tiga unit telepon genggam setelah mengizinkan kenalan barunya, NR, untuk menginap di rumahnya. Pelaku yang masih berusia 17 tahun itu kini telah diamankan Unit Reskrim Polsek Tanjung Senang pada Kamis (14/5/2026).
Modus: Berpura-pura Akrab Lalu Beraksi saat Tengah Malam
NR dan IM awalnya berkenalan melalui obrolan santai di depan lapak kebab milik IM. Dalam hitungan hari, keduanya terlihat akrab. IM yang merasa percaya, mengizinkan NR untuk menginap di rumahnya. Namun, niat jahat sudah direncanakan sejak awal.
Selasa malam (13/5/2026) menjadi malam terakhir persahabatan singkat mereka. Saat IM dan keluarganya tertidur lelap di ruang tamu, NR justru terbangun pada pukul 03.00 WIB. Dengan langkah senyap, ia menggasak tiga ponsel yang tergeletak di meja ruang tengah dan di dalam tas. Tak puas sampai di situ, NR juga mengambil kunci sepeda motor yang masih tergantung dan menuntun kendaraan itu keluar melalui pintu samping rumah.
Kamera Tetangga yang Tak Pernah Tidur
Keluarga korban baru menyadari kehilangan pada pagi harinya. "Pagi harinya, korban dan keluarga baru menyadari bahwa tamu mereka sudah pergi, bersama dengan sepeda motor dan seluruh ponsel milik mereka," jelas Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Andri Saputra, Senin (18/5/2026).
Namun, NR lupa satu hal. Rekaman kamera CCTV milik tetangga korban jelas memperlihatkan wajahnya saat membawa kabur barang curian. Bukti digital itu menjadi kunci bagi polisi untuk melacak dan membekuk NR tanpa perlawanan pada dua hari setelah kejadian.
Pelaku Diamankan, Barang Bukti Disita
Polsek Tanjung Senang masih mendalami motif dan kemungkinan adanya korban lain dari aksi NR. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek setempat. Sementara itu, IM harus merelakan motornya yang biasa ia gunakan untuk berjualan kebab raib dalam sekejap akibat ulah "sahabat" barunya.