BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 325 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan laga Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Madura United FC di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Senin (11/5/2026) sore. Pengamanan ketat menyelimuti area luar stadion, sementara bagian dalam menjadi tanggung jawab panitia pelaksana.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan ratusan personel difokuskan di ring 2 dan ring 3, yakni area luar stadion hingga akses jalan menuju lokasi. “Sebanyak 325 personel gabungan kami kerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Pengamanan difokuskan di area luar stadion, sedangkan ring 1 menjadi kewenangan steward,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Sterilisasi Sektor VIP Sebelum Kick-off
Sebelum pertandingan dimulai, tim dari Sat Brimobda Lampung melakukan sterilisasi menyeluruh di area stadion, termasuk sektor VIP. Langkah ini diambil sebagai antisipasi dini terhadap potensi gangguan keamanan selama laga berlangsung.
Personel dari Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung juga ditempatkan di sejumlah titik strategis di kawasan PKOR Way Halim. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sebelum maupun setelah pertandingan usai.
Botol Air Minum Dilarang, Air Plastik Diperbolehkan
AKP Agustina Nilawati turut mengimbau para suporter untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Penonton tidak diperbolehkan membawa botol air minum ke dalam stadion, namun air kemasan tetap bisa masuk jika dibawa menggunakan kantong plastik.
Bendera diperbolehkan asalkan tanpa gagang kayu atau paralon. Sementara itu, flare, petasan, hingga senjata tajam dilarang keras masuk ke area stadion. “Kami mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Datang dengan tertib, patuhi aturan, serta ikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Agustina.
Dengan kesiapan ratusan personel di berbagai titik, polisi berharap laga Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Madura United FC dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap menjadi hiburan bagi masyarakat Lampung.