LAMPUNG — Taskya Namya dan Wavi Zihan menjalani proses akting berbagi satu entitas memedi dalam film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih yang diproduksi Mika Entertainment. Keduanya mengaku sempat berdiskusi intensif di rumah Taskya demi menyamakan bentuk karakter Marni yang akan merasuki tokoh Wulan. Poster, trailer, serta dua lagu original soundtrack film ini resmi diperkenalkan dalam konferensi pers pada Selasa (6/10/2026).
Poster terbaru menampilkan Wavi Zihan sebagai Wulan dan Taskya Namya sebagai Marni dalam kondisi terjerat tali temali. Tangan-tangan mengerikan terlihat merengkuh keduanya, memberi gambaran tentang teror yang akan dihadirkan film ini.
Mika Entertainment juga merilis dua lagu original soundtrack yang menjadi bagian dari perjalanan cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih. Lagu pertama berjudul "Hampa" yang dibawakan Almira Andani, sedangkan lagu kedua bertajuk "Jalan Hidup" dibawakan Zakir Rasyidin.
Kehadiran dua OST ini menandakan bahwa aspek musik turut digarap serius oleh tim produksi. Lagu-lagu tersebut diharapkan mampu memperkuat atmosfer horor yang dibangun sepanjang film.
Karakter Marni ternyata tidak hanya diperankan oleh Taskya Namya seorang. Wavi Zihan mengungkapkan bahwa sosok Marni sempat merasuk ke dalam karakter Wulan yang ia perankan. Karena itu, keduanya merasa perlu berdialog langsung agar proses akting berjalan mulus.
"Aku sama Wavi juga sempat ngobrol bareng di rumahku. Gimana sih cara mendapatkan seorang Marni, karena seorang Marni itu enggak cuma hanya di aku, tapi akan ada di...," kata Taskya Namya tanpa menyelesaikan kalimatnya.
Wavi menambahkan bahwa tantangan yang ia hadapi cukup berat. Karakter Wulan dikisahkan tidak hanya kesurupan oleh Marni, tetapi juga oleh entitas lain yang digambarkannya cukup unik.
"Dari awal aku menerima project ini tuh, aduh challenging banget nih. Biasanya kesurupan satu ini tiga, gitu kan... Nah, salah satu kesurupannya juga entitasnya tuh yang kayak belut listrik nih," tuturnya sambil mencolek Taskya Namya.
"Makanya kenapa aku ke rumah Tasky untuk ngobrol-ngobrol dan mencari bentuk-bentuk prosesnya seperti apa," ujar Wavi menambahkan.
Bagi Taskya Namya, membangun karakter Marni membutuhkan penggalian emosi yang mendalam. Ia harus memahami latar belakang tokoh ini sebelum Marni berubah menjadi sosok memedi yang menakutkan.
"Aku enggak bisa banyak spoiler, tapi Marni ini punya rasa dendam, rasa pengorbanan yang cukup tinggi di mana key-nya mungkin adalah, itu juga yang akan seorang Taskya lakukan. Yaitu pengorbanan dan akan melakukan apa pun demi keluarga," kata Taskya.
Pernyataan tersebut memberi petunjuk bahwa Marni bukan sekadar antagonis tanpa latar emosional. Ada dimensi pengorbanan dan kesetiaan pada keluarga yang menjadi dasar tindakannya dalam cerita.
Dengan poster, trailer, dan dua OST yang sudah diperkenalkan, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih semakin dekat menuju jadwal tayangnya. Mika Entertainment tampaknya ingin membangun ekspektasi penonton melalui rangkaian materi promosi yang konsisten.
Bagi penggemar film horor Indonesia, kolaborasi Taskya Namya dan Wavi Zihan dalam satu entitas memedi menjadi daya tarik tersendiri. Keduanya dikenal sebagai aktris yang serius mendalami karakter, dan proses diskusi personal mereka menunjukkan komitmen terhadap hasil akhir.
Rambut Sewu: Satu Langkah Getih akan menjadi salah satu judul yang dinantikan di jadwal rilis film horor nasional tahun ini.