Damkarmat Bandar Lampung Tangani 3 Kebakaran Lahan Kosong dalam Sehari, Diduga dari Bakar Sampah

Penulis: Qodri Anwar  •  Kamis, 17 September 2026 | 14:01:31 WIB

BANDAR LAMPUNG — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, menyatakan seluruh laporan masuk ke Mako Tendean dan langsung ditindaklanjuti Pleton A yang sedang bertugas. Rata-rata waktu tanggap personel ke lokasi tercatat lima menit.

Dari tiga lokasi yang ditangani, dua di antaranya merupakan lahan kosong milik warga yang sama. Kebakaran terbesar terjadi di Kecamatan Panjang dengan luas lahan mencapai 1 hektare.

Kebakaran Tumpukan Daun di Labuhan Ratu

Laporan pertama masuk pukul 13.02 WIB. Kebakaran melanda tumpukan daun kering di depan halaman rumah warga di Jalan Z.A Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu.

Unit Ziegler Pos Siaga Rajabasa diterjunkan ke lokasi dan tiba dalam waktu lima menit. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 13.24 WIB dengan menghabiskan 1 tangki air. Objek yang terbakar seluas 2x2 meter persegi milik Ibu Ika, 40 tahun.

Lahan Ilalang 1 Hektare di Panjang

Kebakaran dengan skala lebih besar terjadi di Jalan Soekarno Hatta, sekitar Gubak Hills Cafe, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Panjang. Laporan diterima pukul 14.37 WIB.

Mako Tendean mengerahkan Unit Kancil 09 Pos Siaga Panjang dan Unit Avanza Putih. Titik akses api tidak bisa dijangkau kendaraan, sehingga 8 personel melakukan pemadaman secara manual.

Proses pemadaman dinyatakan selesai pukul 16.58 WIB tanpa menghabiskan pasokan air tangki. Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut diketahui milik Bpk. Kobra, 50 tahun.

Alang-Alang 500 Meter Persegi di Kedamaian

Menjelang sore, tepatnya pukul 15.40 WIB, Damkarmat kembali menerima laporan kebakaran lahan alang-alang seluas kurang lebih 500 meter persegi di Jalan Ratu Lengkara, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian.

Sebanyak 1 Unit Karba Pos Siaga TKT diterjunkan dan tiba di lokasi dalam waktu lima menit. Pemadaman yang menghabiskan 1 tangki air ini selesai pukul 17.35 WIB. Lahan tersebut juga tercatat milik Bpk. Kobra, 50 tahun.

Angin Kencang Percepat Rambatan Api

Dari hasil risalah di lapangan dan keterangan warga setempat, seluruh kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di area terbuka yang ditinggal begitu saja. Intensitas angin yang kencang membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke sekitar lahan.

"Berdasarkan laporan yang kami terima di Mako Tendean, Pleton A yang bertugas sigap mengerahkan personel dan armada ke tiga lokasi berbeda. Rata-rata waktu tanggap (response time) personel kami berhasil tiba di lokasi dalam waktu lima menit," ujar Anthony, Kamis (17/09/2026).

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian dan instansi berwenang yang akan menanganinya.

Imbauan ke Warga Bandar Lampung

Anthony mengimbau masyarakat Bandar Lampung agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya untuk tidak sembarangan membakar sampah di pekarangan atau lahan kosong terutama di tengah kondisi cuaca dan angin kencang saat ini guna mencegah terjadinya musibah kebakaran yang lebih luas.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: bongkarpost.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top