Wokyis G5 & G7 Hadirkan Dock Retro Mac Mini dan Mac Studio dengan Layar Flip-Up

Penulis: Rizal Fikri  •  Minggu, 13 September 2026 | 21:35:31 WIB
Dock retro Wokyis G5 dan G7 hadir dengan layar flip-up 7 inci untuk Mac mini dan Mac Studio.

LAMPUNG — Wokyis G5 dan G7 resmi meluncur sebagai penerus Retro Dock untuk M4 Mac mini yang dirilis tahun lalu. Kali ini cakupannya diperluas ke Mac Studio, dengan spesifikasi yang jauh lebih agresif. Dua model tersedia: G5 untuk Mac mini dan G7 untuk Mac Studio, masing-masing dalam konfigurasi 10 Gbps dan 80 Gbps.

Apa yang Ditawarkan Dock Retro Ini

Di balik tampilan beige bergaya konsol gim retro, G5 dan G7 berfungsi sebagai dock 16-in-1. Ada layar IPS 7 inci resolusi 1280x800 yang bisa dilipat ke atas, sembilan tombol fisik yang bisa diprogram ulang, dan enclosure M.2 NVMe SSD dengan dukungan hingga 8TB.

Tombol fisiknya bukan sekadar hiasan. Pengguna bisa memetakannya untuk mengatur volume, kontrol media, copy-paste, screenshot, kecerahan layar, hingga kontrol tampilan. Layar flip-up-nya dikenali macOS sebagai monitor eksternal biasa, sehingga jendela atau aplikasi apa pun bisa dipindahkan ke sana dan langsung menyesuaikan skala.

Spesifikasi Lengkap G5 dan G7

Berikut spesifikasi utama yang perlu diketahui calon pembeli:

- Layar IPS flip-up 7 inci, resolusi 1280x800

- Sembilan tombol fisik yang bisa diprogram ulang

- Thunderbolt 5 pada model 80Gbps

- Enclosure M.2 NVMe SSD, dukungan hingga 8TB

- Pembaca CFexpress Type B hingga 1.000MB/s

- Pembaca SD dan Micro SD 4.0 hingga 312MB/s

- 2x USB-C hingga 10Gbps

- 2x USB-A hingga 10Gbps

- 2x USB-A 2.0 tambahan

- Output DisplayPort hingga 8K 60Hz

- Port HDMI

- Jack headphone 3,5mm

Dalam paket penjualan, Wokyis menyertakan dock, obeng untuk enclosure NVMe, thermal tape untuk SSD, dan dua kabel USB-C braided 10Gbps. Meski didesain menempel di atas Mac mini atau Mac Studio, dock ini tetap bisa dipakai sebagai perangkat standalone dengan komputer apa pun yang punya port USB-C.

Keunggulan Thunderbolt 5 dan Ekspansi Storage

Thunderbolt 5 menjadi nilai jual utama model 80Gbps. Koneksi ini memungkinkan NVMe SSD yang kompatibel mencapai kecepatan mendekati performa storage internal Mac. Artinya, pengguna tidak perlu membayar harga premium Apple untuk menambah kapasitas penyimpanan internal.

Meski harga SSD sedang tinggi, membeli NVMe SSD terpisah masih lebih murah dibanding upgrade storage internal langsung dari Apple. Wokyis memposisikan dock ini sebagai solusi praktis bagi kreator konten yang butuh ruang penyimpanan besar tanpa menguras anggaran.

Pengalaman Penggunaan di Mac Studio

Desain Mac Studio yang minimalis sering dianggap kurang punya karakter. Menempatkan G7 di atasnya mengubah tampilan secara signifikan. Finis beige, tombol arah, tombol aksi merah, dan layar flip-up memberi nuansa gim retro yang langsung menarik perhatian siapa pun yang masuk ke ruangan kerja.

Dalam penggunaan sehari-hari, layar 7 inci itu terbukti lebih fungsional dari yang dibayangkan. Bisa dipakai untuk memutar video podcast saat menyelesaikan pekerjaan administratif, atau sebagai monitor warna saat mengedit di Final Cut Pro. Pengguna juga bisa memanfaatkannya untuk jam, pesan, widget, atau pemantauan sistem. Wokyis dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi utilitas pihak pertama yang dioptimalkan untuk layar tersebut.

Manfaat paling praktis menurut pengujian adalah ekspansi storage. NVMe SSD 4TB bisa dipakai menyimpan file penting, menjalankan proyek Final Cut Pro, hingga menempatkan aplikasi agar tidak membebani storage internal. Ditambah port yang melimpah, G7 efektif menggantikan beberapa aksesori yang biasanya berserakan di meja kerja.

Ketersediaan dan Harga

Wokyis belum mengumumkan harga resmi dan jadwal ketersediaan global untuk G5 dan G7. Informasi lebih lanjut soal varian 10 Gbps versus 80 Gbps, serta kompatibilitas dengan model Mac tertentu, akan menyusul. Bagi pengguna Mac mini atau Mac Studio yang mencari ekspansi port dan storage dengan sentuhan nostalgia, dock ini layak masuk daftar pantauan.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top