LAMPUNG — Asian Games 2026 bergulir di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026. Timnas Voli Putri Indonesia sudah menempati Pool A dan akan menghadapi Nepal lebih dulu pada 17 September, sebelum bertemu tuan rumah Jepang sehari berselang di Park Arena Komaki.
Skuad yang dilepas memadukan pemain senior dan talenta muda. Nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Arneta Putri Amelia, Maradanti Namira, dan Azzahra Dwi Febyane masuk dalam 12 pemain yang dipanggil.
Megawati Hangestri Pertiwi tidak ada dalam daftar. Pevoli andalan Indonesia itu tak pernah bergabung sejak pemusatan latihan, termasuk saat uji coba kontra Korea Selatan dan SEA V Cup 2026 pada Agustus.
Untuk nomor voli pantai putra, PBVSI mengirim dua pasangan: Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly sebagai tim muda serta Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi sebagai pasangan senior. Pembagian grup belum ditentukan karena pengundian baru dijadwalkan 19 September.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menetapkan target serius bagi Timnas Voli Putri. Kemenangan atas Nepal dinilainya sebagai harga mati agar jalan menuju fase berikutnya lebih terbuka.
"Perbaiki ranking, lawan Nepal harga mati menang. Kalau tidak menang, kita harus bertanding dari peringkat 9 ke bawah," kata Imam.
PBVSI juga membidik posisi lima besar pada Asian Games 2026. Imam mendorong para pemain tampil maksimal dan tidak minder ketika berhadapan dengan tim-tim yang lebih kuat.
"Semuanya serba mungkin asal kalian semangat, harus main yang bagus dan baik," imbuhnya.
Dalam sesi pelepasan, Imam sempat melempar candaan kepada para pemain agar menjaga fokus selama persaingan. "Yang lagi galau percintaan? Lupakan!" ujar Imam.
Mediol Yoku memilih agar target tidak menjadi beban berlebih bagi tim. Ia ingin rekan-rekannya bermain tanpa tekanan dan memanfaatkan ajang ini untuk menambah jam terbang.
"Berharap main lepas, enjoy, tidak usah mikirin target dan yang paling penting untuk mendapatkan pengalaman," ujar Mediol.
Pemain berusia 27 tahun itu tetap optimistis dengan kekuatan Timnas Voli Putri meski komposisi skuad kembali mengalami perubahan. Pengalaman dari berbagai turnamen dan uji coba disebutnya sebagai modal penting bagi barisan yang banyak dihuni pemain muda.
"Karena mayoritas pemain muda dan tanpa Megawati, kami optimistis karena sudah banyak try out juga. Target lima besar, ya bisalah, semoga bisa. Progres kami juga mulai naik setelah mengikuti banyak kompetisi, semoga bisa," tutur Mediol.