BMKG Maritim Peringatkan Gelombang 3,6 Meter di Perairan Lampung, Nelayan Diminta Waspada

Penulis: Rizal Fikri  •  Sabtu, 12 September 2026 | 11:31:01 WIB
BMKG Maritim memprakirakan gelombang hingga 3,6 meter di Samudra Hindia sebelah barat Lampung pada Sabtu (12/9/2026).

BANDAR LAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim merilis prakiraan cuaca perairan Lampung untuk Sabtu (12/9/2026). Samudra Hindia sebelah barat Lampung diprakirakan mengalami gelombang tinggi hingga 3,6 meter.

Sementara itu, Teluk Lampung bagian utara berpotensi mencapai ketinggian gelombang 2,5 meter. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi nelayan dan pengguna kapal kecil.

Wilayah Perairan yang Berpotensi Gelombang Tinggi

Berdasarkan informasi BMKG Maritim, dua wilayah perairan Lampung menunjukkan potensi gelombang signifikan pada hari ini.

  • Samudra Hindia sebelah barat Lampung: gelombang hingga 3,6 meter
  • Teluk Lampung bagian utara: gelombang hingga 2,5 meter

Ketinggian gelombang di Samudra Hindia barat Lampung masuk kategori tinggi. Angka 3,6 meter cukup berisiko bagi kapal-kapal berukuran kecil.

Imbauan bagi Nelayan dan Pengguna Kapal Kecil

BMKG Maritim menyarankan nelayan dan pengguna kapal kecil mempertimbangkan kondisi perairan sebelum melaut. Gelombang setinggi itu bisa membahayakan keselamatan pelayaran.

Warga yang hendak beraktivitas di laut disarankan memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala. Perubahan kondisi perairan bisa terjadi cepat, terutama di wilayah Samudra Hindia.

Mengapa Gelombang di Samudra Hindia Lebih Tinggi

Samudra Hindia sebelah barat Lampung memang dikenal memiliki karakter gelombang lebih besar dibanding perairan teluk. Posisinya yang menghadap langsung ke laut lepas membuat ombak lebih mudah menguat.

Teluk Lampung bagian utara yang lebih terlindung tetap berpotensi mencapai 2,5 meter. Angka ini tetap perlu diwaspadai, terutama bagi perahu tradisional.

BMKG Maritim mengeluarkan informasi ini sebagai bagian dari prakiraan cuaca perairan harian. Masyarakat pesisir Lampung diharapkan menjadikannya acuan sebelum beraktivitas di laut.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: lampung.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top