Telkomsel Kantongi Tambahan Spektrum 100 MHz, Siap Perkuat Jaringan 5G

Penulis: Qodri Anwar  •  Rabu, 09 September 2026 | 21:19:02 WIB
Telkomsel resmi mengantongi tambahan spektrum 100 MHz untuk memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan 5G di Indonesia.

LAMPUNG — Tambahan porsi spektrum ini membuat total portofolio frekuensi yang dikelola Telkomsel kini mencapai 265 MHz. Langkah ini menjadi modal penting bagi operator untuk menopang pertumbuhan trafik data yang terus meningkat, sekaligus menjawab persaingan layanan 5G yang kian ketat di pasar Indonesia.

Momentum Kinerja Bisnis yang Positif

Tambahan kapasitas jaringan ini datang di saat kinerja keuangan Telkomsel menunjukkan tren penguatan. Pada Semester I 2026, pendapatan perusahaan tumbuh 5,3% secara tahunan menjadi Rp28 triliun.

Pertumbuhan laba bahkan lebih signifikan. EBITDA meningkat 10,3%, sementara laba bersih melonjak 24,9%. Perbaikan ini tidak lepas dari strategi monetisasi pelanggan yang lebih sehat.

Indikatornya terlihat dari average revenue per user (ARPU) mobile yang naik 11,6% menjadi sekitar Rp46 ribu. Kenaikan ini terjadi di tengah basis pelanggan yang lebih terkonsolidasi, menandakan Telkomsel tidak lagi sekadar mengejar kuantitas, tetapi fokus pada kualitas pelanggan dan nilai layanan digital.

Strategi Pemanfaatan Spektrum Baru

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, menegaskan perusahaan tidak akan agresif menggenjot belanja modal setelah mendapatkan tambahan spektrum. Pemanfaatannya akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan produktivitas spektrum.

“Kami tetap berfokus membangun pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan dengan mengutamakan kualitas pelanggan, pengalaman layanan, serta disiplin investasi. Ke depan, tambahan 100 MHz spektrum akan semakin memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan serta mendukung pengembangan 5G,” kata Daru dalam Public Expose Live 2026.

“Kami akan memanfaatkan tambahan spektrum ini secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pasar, dengan tetap menjaga disiplin investasi dan visibilitas terhadap imbal hasil untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.

Kontribusi ke Kinerja Telkom Group

Strategi ini menjadi salah satu penopang kinerja induk usaha, Telkom Group. Pada semester yang sama, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9% secara tahunan, dengan EBITDA Rp37,5 triliun dan margin 49,4%.

Bagi Telkomsel, ekspansi spektrum ini adalah langkah strategis jangka panjang. Perusahaan ingin memastikan setiap investasi infrastruktur memberikan imbal hasil optimal, bukan sekadar memperluas jangkauan tanpa kejelasan monetisasi.

Persaingan 5G Makin Sengit

Rencana pengembangan 5G Telkomsel akan dinantikan pasar. Pasalnya, peta persaingan di segmen ini semakin kompetitif, dengan XLSmart yang tengah gencar menggeber layanan 5G-nya. Kehadiran spektrum tambahan ini diharapkan mampu menjaga posisi Telkomsel di garis depan persaingan dan menghadirkan pengalaman konektivitas generasi kelima yang lebih matang bagi pengguna di Indonesia.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top