PT Hakaaston, pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Bantuan ini menyasar warga yang kesulitan air bersih akibat kemarau dan terdampak paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
BANDARLAMPUNG — Manajemen PT Hakaaston, pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), mengerahkan distribusi air bersih ke Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak warga di tengah menurunnya pasokan air tanah dan gangguan lingkungan pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau.
Manager Public Affairs Hakaaston Ruas Bakter, M. Alkautsar, menyampaikan bahwa penyaluran tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Program ini sekaligus menjadi respons atas arahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan agar korporasi turut berkontribusi aktif bagi masyarakat.
"Langkah ini dilakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga di sekitar wilayah operasional jalan tol," kata Alkautsar dalam keterangannya di Bandar Lampung, Senin.
Proses penyaluran air bersih tidak berjalan sendiri. Hakaaston menggandeng anggota Karang Taruna Desa Sidodadi untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Alkautsar menegaskan bahwa TJSL bagi perusahaannya bukan sekadar pemberian materi. Menurut dia, yang lebih penting adalah kehadiran nyata perusahaan untuk merespons kebutuhan masyarakat di koridor operasional tol.
"Bagi Hakaaston, TJSL bukan hanya mengenai pemberian bantuan, tetapi bagaimana perusahaan dapat hadir dan memberikan respons nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Kami mengapresiasi Karang Taruna Desa Sidodadi yang telah bersama-sama mendukung kelancaran distribusi ini," jelasnya.
Bantuan ini menyasar kawasan yang paling membutuhkan. Selain menanggulangi krisis air akibat kemarau, distribusi ini juga ditujukan untuk meringankan beban warga yang terdampak paparan abu vulkanik pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Selain menanggulangi krisis air, bantuan ini juga disalurkan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak paparan abu vulkanik pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu aktivitas dan kualitas lingkungan sekitar," kata Alkautsar.
Wakil Bupati Lampung Selatan, Syaiful Anwar, mengapresiasi kepekaan sosial dan respons cepat yang ditunjukkan pengelola jalan tol. Ia menilai keterlibatan dunia usaha sangat penting di tengah keterbatasan pemerintah daerah.
"Kami mengapresiasi langkah Hakaaston yang telah merespons kondisi masyarakat dengan memberikan bantuan air bersih. Pemerintah daerah tentu tidak dapat berjalan sendiri, sehingga keterlibatan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam membantu menghadapi kondisi seperti ini," ujar dia.
Syaiful berharap bantuan ini mampu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah kondisi kemarau dan dampak abu vulkanik. Ia pun menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kemitraan lintas sektor demi mempercepat penanganan masalah sosial di daerah.
"Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus dibangun dan dikembangkan. Ketika pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat bergerak bersama, berbagai persoalan di lapangan akan lebih mudah kita respons dan selesaikan," tambahnya.