Target LTT Padi Lampung 2026 Capai 559.403 Hektare, Realisasi hingga Juli Tembus 78,59 Persen

Penulis: Qodri Anwar  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38:31 WIB
Realisasi luas tambah tanam padi di Lampung mencapai 439.660 hektare hingga Juli 2026, setara 78,59 persen dari target tahunan 559.403 hektare.

BANDARLAMPUNG — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung, Endro Gunawan, mengungkapkan progres tanam padi di provinsi ini berjalan variatif sepanjang Januari-Juli 2026. Beberapa bulan mencatat realisasi di atas 85 persen, namun ada pula yang masih di bawah angka tersebut.

"Progres sejak Januari bervariatif, ada yang di atas 85 persen dan ada yang di bawah itu tepatnya di Juli, tapi nanti akan ditingkatkan kembali," ujarnya di Bandarlampung, Selasa.

Musim Kemarau Jadi Tantangan di Agustus

Endro menjelaskan, tantangan terbesar kini muncul pada Agustus seiring mulai berlangsungnya musim kemarau. Kondisi ini berbeda dengan tahun lalu yang masih diguyur hujan karena fenomena kemarau basah.

"Lampung selalu mendapatkan tambahan target, dan di Agustus tahun ini mengalami kemarau. Sehingga di periode ini harus bekerja keras terutama di Oktober-November untuk mencapai target yang telah ditetapkan," kata dia.

Irigasi Perpipaan dan Padi Gogo Jadi Langkah Antisipasi

Untuk mengantisipasi kekeringan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Penyediaan irigasi perpipaan dan irigasi perpompaan menjadi prioritas agar luas tambah tanam dan produksi padi sepanjang 2026 tetap terjaga.

"Nanti di Oktober-November saat mulai hujan, produksi akan dikejar. Sekarang sudah disiapkan mitigasi dengan mulai ditanamnya padi gogo untuk menjaga produktivitas," tambahnya.

Endro menambahkan, semangat petani saat ini tengah tinggi karena nilai jual padi dinilai menguntungkan. Hal ini menjadi modal positif untuk mengejar ketertinggalan realisasi di bulan-bulan berikutnya.

Capaian Bulanan Januari-Juli 2026

Berikut rincian target dan realisasi luas tambah tanam padi di Lampung sepanjang Januari-Juli 2026:

  • Januari: target 92.836 hektare, realisasi 90.384 hektare (97,36 persen)
  • Februari: target 58.904 hektare, realisasi 50.185 hektare (85,20 persen)
  • Maret: target 48.535 hektare, realisasi 37.345 hektare (76,94 persen)
  • April: target 79.796 hektare, realisasi 65.200 hektare (81,71 persen)
  • Mei: target 126.984 hektare, realisasi 79.569 hektare (62,66 persen)
  • Juni: target 94.166 hektare, realisasi 80.220 hektare (85,17 persen)
  • Juli: target 58.160 hektare, realisasi 36.754 hektare (63,19 persen)

Dengan total realisasi 439.660 hektare, pemerintah optimistis sisa target dapat terkejar pada momentum musim hujan di penghujung tahun. Seluruh instansi terkait diminta memperkuat koordinasi untuk memastikan lahan tanam tetap produktif hingga akhir Desember.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top