Gubernur Lampung: Pertahanan dan Pembangunan Harus Berjalan Beriringan, TNI Dukung Ketahanan Pangan

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:12:31 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Raden Intan di Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG — Pembangunan di Provinsi Lampung tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh keamanan dan stabilitas yang kuat. Hal ini ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Raden Intan di Bandarlampung pada Senin lalu.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Mirza itu, pertahanan yang kuat juga membutuhkan masyarakat yang sejahtera, bersatu, serta memiliki kepercayaan terhadap negara. "Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya keamanan dan stabilitas. Sebaliknya, pertahanan yang kuat juga membutuhkan masyarakat yang sejahtera, bersatu, serta memiliki kepercayaan terhadap negara," ujar Mirza.

Kemanunggalan TNI di Tengah Sawah

Di hadapan jajaran Kodam XXI/Raden Intan, Mirza secara khusus mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Lampung. Provinsi ini merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional dengan peran strategis dalam menjaga produksi dan ketersediaan pangan.

"Kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mendampingi petani, meningkatkan produksi, serta menjaga ketahanan pangan merupakan kerja sama yang sangat strategis. Keterlibatan TNI yang tidak hanya berada di ruang pertahanan, tetapi juga hadir di tengah sawah, mendampingi petani, dan membantu masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat," katanya.

Kolaborasi ini dinilai memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung yang terus menunjukkan perkembangan positif. Stabilitas harga di tingkat petani juga menjadi perhatian bersama agar peningkatan produksi dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Benteng Pertahanan dan Sahabat Masyarakat

Pangdam XXI/Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa kehadiran Kodam XXI/Raden Intan merupakan bagian dari penguatan organisasi pertahanan dan pelayanan teritorial di wilayah Lampung. Seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kodam didorong untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.

"Kami ingin memberikan prajurit yang betul memiliki kualitas dan standar sebagai seorang prajurit," kata Kristomei.

Dukungan nyata Kodam XXI/Raden Intan kepada pemerintah daerah tidak hanya terbatas pada sektor pertahanan. Sejumlah fasilitas dan kemampuan satuan, seperti kendaraan, alat berat, tangki air, serta personel terlatih, dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemerintah daerah ketika terjadi kondisi darurat maupun kebutuhan pembangunan tertentu.

Kemampuan tersebut juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun laut. Kodam XXI/Raden Intan juga terus berupaya mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan peran satuan di tingkat desa.

"Semakin dekat TNI dengan rakyat, semakin kuat pula pertahanan negara. Semakin kuat hubungan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, maka semakin kuat pula pembangunan daerah kita," tegas Gubernur Mirza.

Ia berharap Kodam XXI/Raden Intan dapat terus menjadi benteng pertahanan yang kokoh sekaligus menjadi sahabat masyarakat, hadir untuk menjaga, membantu, membangun, serta memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat Lampung.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top