JAKARTA — Pemprov DKI Jakarta memastikan akan menggelar job fair internasional pada akhir Oktober 2026 di Smesco Pancoran, Jakarta Selatan. Bursa kerja ini menjadi rangkaian penutup dari serangkaian job fair yang sebelumnya digelar di tingkat wilayah.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta Taufik mengatakan, acara ini berbeda dari job fair biasanya karena menyasar pasar kerja global. "Kami ada job fair di Oktober itu secara internasional. Jadi bukan nasional, tetapi internasional," ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Salah satu peluang besar yang akan dihadirkan adalah kerja sama dengan Pemerintah Mongolia. Negara tersebut membuka sekitar 8.000 lowongan pekerjaan bagi warga Jakarta. Namun, proses perekrutan belum bisa dimulai karena masih menunggu surat izin dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Dalam ajang tersebut, Pemprov DKI akan melibatkan sekitar 20 perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjaring pencari kerja yang berminat bekerja di berbagai negara. "Jadi banyak peluang-peluang kesempatan kerja di luar negeri," kata Taufik.
Kehadiran perusahaan penempatan pekerja migran secara langsung di job fair dinilai akan memudahkan masyarakat. Pencari kerja bisa mendapatkan informasi langsung mengenai kebutuhan tenaga kerja di luar negeri, persyaratan, kualifikasi, hingga proses penempatan sebelum memutuskan melamar.
Pemprov DKI terus mendorong peluang kerja internasional sebagai salah satu alternatif untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Job fair ini diharapkan menjadi jembatan bagi warga Jakarta yang ingin berkarier di luar negeri dengan proses yang lebih terjamin dan transparan.