BANDARLAMPUNG — Rencana awal MPLS untuk siswa Sekolah Rakyat angkatan baru pada 13-14 Juli 2026 batal terlaksana. Keputusan ini diambil setelah koordinasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melihat kondisi fisik bangunan yang belum rampung.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lampung, Aswarodi, menyatakan bahwa MPLS tahun ajaran 2026/2027 akan digelar pada 31 Juli 2026. "Harapannya pada 31 Juli nanti itu kondisi atau progres pembangunannya meningkat dan bisa terlaksana maksimal," ujarnya di Bandarlampung, Senin.
Gedung permanen di Kotabaru saat ini masih dalam tahap penyelesaian oleh kontraktor yang sama dengan proyek Sekolah Rakyat di Lampung Timur. Kontrak pembangunan untuk kedua lokasi tersebut akan berakhir pada 31 Juli mendatang.
Berbeda dengan angkatan sebelumnya, para siswa baru tidak bisa menggelar MPLS di Gedung BPSDM Provinsi Lampung. Aswarodi menjelaskan bahwa kapasitas gedung tersebut terbatas, hanya mampu menampung tiga lokal dan masih ditempati oleh siswa angkatan lama.
"Maka harus dilakukan kegiatan di tempat yang baru," kata Aswarodi. Untuk menjaga semangat belajar, pihaknya telah melakukan sosialisasi MPLS secara daring kepada para siswa sebagai persiapan sebelum pembelajaran dimulai.
Sementara itu, pengerjaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Timur menunjukkan perkembangan yang lebih baik dengan progres mencapai 92 persen. Meski kontraktornya sama, Aswarodi menekankan bahwa kualitas pengerjaan tetap menjadi prioritas utama.
"Kami ingin seluruh proses pengerjaan ini kualitas tetap bagus, tidak hanya cepat saja," ujar Aswarodi. Pemerintah provinsi berharap pada akhir Juli nanti seluruh fasilitas dapat digunakan secara maksimal untuk menyambut tahun ajaran baru.