LAMPUNG TENGAH — Dua regu patroli cipta kondisi dikerahkan serentak menyusuri dua jalur strategis. Regu pertama bergerak di sepanjang Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum), pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga yang kerap padat. Sementara regu kedua menyisir kawasan Komering, Kecamatan Gunung Sugih, hingga Padang Ratu dan sekitarnya.
Pembagian ini bukan tanpa alasan. Kasat Samapta Polres Lampung Tengah, AKP Yusmawardi, S.H., menyebut bahwa cakupan wilayah yang luas dan karakteristik jalan yang berbeda membutuhkan pendekatan pengawasan yang lebih terfokus. “Patroli kami bagi menjadi dua regu agar pengawasan wilayah dapat lebih maksimal, terutama pada jalur-jalur yang ramai aktivitas masyarakat maupun daerah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas,” ujarnya mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon.
Personel di lapangan tidak hanya berkeliling menggunakan kendaraan. Mereka juga turun melakukan patroli dialogis, menyapa warga, dan memberikan imbauan langsung. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan dalam menjaga situasi Kamtibmas. Jika mengetahui adanya gangguan keamanan, segera hubungi layanan call center di 110 yang aktif selama 24 jam,” pungkas AKP Yusmawardi.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas maupun potensi gangguan keamanan lainnya. Kehadiran seragam Polri di tengah keramaian diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tengah beraktivitas, sekaligus menekan celah bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.