LAMPUNG — MNC Sekuritas menilai IHSG saat ini masih berada dalam fase koreksi lanjutan. Riset sekuritas itu menyebut indeks berpotensi menguji level support 6.370–6.451 dalam beberapa sesi ke depan.
Tekanan jual yang dominan juga meninggalkan gap pada rentang 6.552–6.585. Level tersebut menjadi area resistensi terdekat yang perlu ditembus IHSG sebelum kembali ke jalur positif.
Net Sell Asing Rp 3,3 Triliun Tekan IHSG Sepekan
Sepanjang perdagangan 7–11 September, investor asing membukukan jual bersih Rp 3,3 triliun. Aliran dana keluar ini memperkuat tren koreksi yang sudah berlangsung sejak awal pekan.
Pada Jumat (11/9/2026), IHSG ditutup di posisi 6.541, turun 0,7% dibanding hari sebelumnya. Pelemahan harian itu melengkapi koreksi 1,44% secara point-to-point sepanjang pekan.
MNC Sekuritas memperkirakan tekanan jual masih mendominasi perdagangan hari ini. Berikut skenario teknikal yang mereka susun:
- IHSG diperkirakan berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam.
- Indeks rawan menguji level 6.370–6.451.
- Gap pada rentang 6.552–6.585 menjadi resistensi terdekat.
Proyeksi Teknikal MNC Sekuritas
Riset MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini belum menunjukkan sinyal pembalikan arah. "Kami update skenario IHSG, di mana saat ini diperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji 6.370–6.451," tulis riset tersebut.
Level 6.370 menjadi batas bawah yang perlu dicermati. Jika ditembus, tekanan jual berpotensi berlanjut ke area lebih rendah. Sebaliknya, kemampuan IHSG bertahan di atas 6.451 bisa membuka ruang konsolidasi.
Apa yang Perlu Dicermati Investor Hari Ini
Dominasi tekanan jual membuat investor perlu selektif memilih saham. Fokus pada emiten dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi menjadi strategi yang lebih aman di tengah volatilitas.
Sentimen eksternal seperti pergerakan dolar AS dan arus modal asing masih menjadi faktor penentu arah IHSG jangka pendek. Investor disarankan memantau perkembangan tersebut sebelum mengambil posisi.
Investasi mengandung risiko.