Pemkab Lampung Barat Gelar Pangan Murah di Liwa, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp57.000

Penulis: Qodri Anwar  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:31:01 WIB
Warga antre membeli beras SPHP dalam Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Liwa, Lampung Barat.

LIWA — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat menyalurkan tujuh ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 120 liter minyak goreng dalam kegiatan yang dipimpin Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Pemkab Lampung Barat, Syekhudin. Harga tebus beras ditetapkan Rp57.000 per kemasan lima kilogram, sedangkan minyak goreng Rp15.500 per liter.

Kegiatan di Taman Kota Liwa itu dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Perum Bulog Kabupaten Lampung Barat, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, dan tokoh masyarakat setempat.

Dua Komoditas Andalan Rumah Tangga

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Barat, Erwiensyah, menyebut dua komoditas itu dipilih karena merupakan kebutuhan pokok yang paling sering dibeli rumah tangga.

"Pada kegiatan hari ini, kami menyiapkan dua komoditas untuk masyarakat. Beras SPHP tersedia sebanyak tujuh ton, dikemas dalam ukuran lima kilogram dengan harga tebus Rp57.000 per kemasan," ujar Erwiensyah.

Menurutnya, minyak goreng yang disediakan sebanyak 120 liter dan dijual dengan harga Rp15.500 per liter. Penyediaan lewat Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi alternatif belanja warga dengan harga terjangkau.

"Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau," harapnya.

Bupati: Pangan Murah Bagian dari Pengendalian Inflasi

Dalam sambutan Bupati Lampung Barat yang dibacakan Syekhudin, peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46 dijadikan momentum membangun ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Pangan disebut sebagai kebutuhan dasar yang ketersediaannya harus cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.

"Pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau harus menjadi perhatian serta tanggung jawab kita bersama," demikian pesan Bupati dalam sambutan yang dibacakan Syekhudin.

Stabilitas pasokan dan harga pangan dinilai berperan penting menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah dinamika perekonomian yang dapat memengaruhi harga kebutuhan pokok. Gerakan Pangan Murah disebut sebagai salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sinergi dengan Bulog dan Mitra Diperkuat

Syekhudin menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, perangkat daerah terkait, Perum Bulog, dan para mitra yang bekerja sama menyukseskan kegiatan. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain diharapkan terus diperkuat.

Tujuannya menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus memastikan masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Melalui peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46 Tahun 2026, Pemkab Lampung Barat mengajak seluruh pihak mendukung penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: kupastuntas.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top