LAMPUNG — Tottenham Hotspur menelan kekalahan 2-3 dari Aston Villa di Premier League, dan pelatih kepala Roberto de Zerbi menilai masalah timnya bukan soal kualitas permainan. Ia menegaskan skuadnya harus lebih kuat secara mental dan perilaku di lapangan.
De Zerbi secara terbuka menyatakan bahwa timnya harus tampil lebih kuat, terutama dalam hal "behaviour" atau perilaku bertanding, ketimbang hanya berfokus pada kualitas permainan semata.
Sang pelatih menekankan bahwa peningkatan performa tidak cukup hanya dengan bermain lebih baik secara teknis. Ada aspek lain yang menurutnya lebih mendesak untuk dibenahi dari skuad Tottenham saat ini.
De Zerbi menyoroti pentingnya kekuatan mental dan semangat juang para pemainnya. Ia menilai Spurs perlu menunjukkan karakter yang lebih tangguh ketika menghadapi tekanan pertandingan.
"Kami harus lebih kuat," ujar De Zerbi, seperti dikutip dari pernyataannya usai laga. Ia menambahkan bahwa fokus utama pembenahan ada pada perilaku tim, bukan pada kualitas permainan.
Pernyataan De Zerbi ini memberi sinyal jelas bahwa ia melihat ada masalah mendasar dalam cara timnya merespons situasi sulit di lapangan. Kualitas individu dan kolektif dinilainya bukan menjadi persoalan utama.
Baginya, Tottenham membutuhkan lebih dari sekadar permainan cantik. Ada tuntutan untuk bertarung lebih keras, memenangkan duel, dan menunjukkan mentalitas yang tidak mudah goyah.
Kekalahan dari Aston Villa menjadi contoh nyata apa yang dimaksud De Zerbi. Meski secara permainan Spurs tidak selalu kalah, hasil akhir tetap berpihak kepada lawan.
Pernyataan De Zerbi ini menjadi pijakan penting menjelang laga-laga berikutnya di Premier League. Ia ingin melihat perubahan nyata dalam sikap dan perilaku bertanding anak asuhnya.
Jika Tottenham mampu merespons dengan semangat juang yang lebih tinggi, bukan tidak mungkin hasil-hasil berikutnya akan berbeda. Namun jika masalah perilaku ini berlanjut, tekanan pada De Zerbi dan skuadnya dipastikan akan semakin besar.
Laporan pertandingan lengkap Tottenham Hotspur 2-3 Aston Villa tersedia untuk pengguna di Inggris.