TCL Kids Watch K5 Meluncur di Eropa: Smartwatch 4G Anak Rp 1,7 Juta dengan Fitur GPS 10 Lapis

Penulis: Surya Dinata  •  Sabtu, 05 September 2026 | 02:36:01 WIB
TCL Kids Watch K5 resmi diluncurkan untuk pasar Eropa dengan harga €100 atau sekitar Rp 1,7 juta.

LAMPUNG — TCL memperluas lini perangkat wearable-nya dengan menghadirkan Kids Watch K5, smartwatch yang dirancang khusus untuk menemani aktivitas anak. Produk ini bukan sekadar jam tangan biasa—ia dibekali modem 4G dan kamera 2MP untuk panggilan video, menjadikannya alat komunikasi sekaligus perangkat pelacak yang bisa dipantau orang tua dari jarak jauh.

Dengan harga €100 atau setara Rp 1,7 juta (estimasi kurs Rp 17.000), K5 diposisikan sebagai solusi komunikasi anak yang lebih aman dibanding memberikan smartphone pribadi. Namun, ada beberapa trade-off yang perlu dipahami sebelum memutuskan membeli.

Desain Tangguh dengan Layar Mungil 1,4 Inci

TCL Kids Watch K5 mengusung layar TFT 1,4 inci beresolusi 240 x 240 piksel. Untuk ukuran smartwatch anak, panel ini terbilang standar—cukup untuk menampilkan notifikasi dan antarmuka sederhana, tapi jangan berharap ketajaman visual seperti AMOLED pada smartwatch dewasa.

Yang menarik justru dari sisi ketahanan. Jam tangan ini mengantongi rating IP68 yang artinya tahan debu dan bisa dicelupkan ke air hingga kedalaman tertentu. TCL juga memasang pelindung layar dari pabrik serta casing di sekeliling layar sebagai perlindungan ekstra dari benturan—keputusan tepat mengingat target penggunanya adalah anak-anak yang aktif bergerak.

Performa Cukup untuk RTOS, Bukan untuk Multitasking Berat

Di balik layarnya, K5 ditenagai chip quad-core Cortex-A54 UNISOC W337E dengan GPU Mali T820 dan modem 4G terintegrasi. Spesifikasi ini sebenarnya lebih dari cukup untuk sistem operasi RTOS yang ringan—bukan Android Wear atau Wear OS yang lebih berat.

Namun, perlu dicatat: RAM dan penyimpanan internalnya masing-masing hanya 256MB. Kapasitas sekecil ini berarti tidak ada ruang untuk aplikasi tambahan atau menyimpan banyak file. Fungsinya memang dibatasi untuk hal-hal esensial: panggilan, pesan, pelacakan lokasi, dan game bawaan yang sudah disediakan pabrikan.

Fitur Keamanan: GPS 10 Lapis dan Zona Aman

Fitur paling menarik dari TCL Kids Watch K5 ada pada sistem pelacakannya. TCL mengklaim jam tangan ini memiliki fitur penentuan posisi presisi tinggi 10 lapis yang menggabungkan berbagai sinyal—GPS, Wi-Fi, Bluetooth, hingga cell tower—untuk memastikan lokasi anak selalu bisa terdeteksi meski di dalam ruangan.

Lewat aplikasi pendamping, orang tua bisa melakukan beberapa hal penting:

  • Membuat zona aman (geofencing) dan mendapat peringatan saat anak meninggalkan area tersebut
  • Memeriksa riwayat lokasi anak sepanjang hari
  • Mengunci jam tangan dari jarak jauh jika perangkat hilang
  • Menambahkan kontak teman dan melakukan panggilan video melalui kamera 2MP

TCL juga menegaskan bahwa perangkat ini telah memenuhi standar keamanan global seperti GDPR, ISO 27701, dan ISO 27001—poin penting bagi orang tua yang khawatir soal privasi data anak.

Baterai 600mAh: Klaim 2 Hari Pemakaian

Soal daya tahan, TCL membekali K5 dengan baterai 600mAh. Pabrikan mengklaim perangkat ini mampu bertahan lebih dari 2 hari dalam sekali pengisian daya, dan hingga lebih dari 4 hari dalam mode standby.

Perlu diingat, klaim ini biasanya diukur dalam kondisi ideal—pemakaian ringan dengan frekuensi pelacakan GPS yang tidak terlalu sering. Dalam praktik nyata, jika anak aktif melakukan panggilan video atau fitur pelacakan real-time menyala terus, angka tersebut bisa turun signifikan. Sayangnya, belum ada data real-world yang bisa memverifikasi klaim ini sebelum produk beredar luas.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Ada beberapa catatan penting yang perlu orang tua pertimbangkan:

  • Ketersediaan di Indonesia belum jelas—produk ini baru diumumkan untuk pasar Eropa dengan harga €100. Jika dijual di Indonesia, kemungkinan harganya akan berbeda setelah ditambah pajak dan biaya distribusi.
  • Versi nano dan eSIM—K5 hadir dalam dua varian konektivitas. Untuk pasar Indonesia, eSIM masih belum didukung semua operator, jadi pastikan varian nano-SIM yang tersedia kompatibel dengan operator lokal.
  • Konektivitas terbatas—hanya ada Bluetooth 4.2 dan Wi-Fi 2.4GHz. Tidak ada NFC untuk pembayaran atau koneksi 5GHz yang lebih cepat.
  • Game bawaan—fitur ini bisa menjadi pedang bermata dua. Meski menghibur anak, orang tua perlu memastikan ada kontrol untuk membatasi waktu bermain.

Verdict: Solusi Komunikasi Anak yang Layak Dipertimbangkan

TCL Kids Watch K5 menawarkan paket yang menarik di kelasnya: konektivitas 4G, pelacak lokasi presisi tinggi, kamera untuk video call, dan ketahanan IP68—semua dibungkus dalam bodi ringan 50 gram dengan ketebalan 14,35 mm. Pilihan warna Sky Blue, Dawn Pink, dan Meteor Orange juga tersedia, plus strap opsional dalam varian Aurora Green, Sunrise Yellow, dan Space Purple.

Namun, smartwatch ini bukan untuk semua orang. Layar TFT 1,4 inci yang kecil dan RAM 256MB membatasi pengalaman pengguna. K5 lebih tepat dilihat sebagai alat komunikasi dan pelacak keselamatan, bukan perangkat hiburan lengkap.

Untuk orang tua yang ingin memberi anak kebebasan bergerak tanpa memberikan smartphone pribadi—dengan segala distraksi dan risikonya—K5 adalah opsi yang masuk akal. Tapi untuk keluarga yang anaknya sudah terbiasa dengan ekosistem aplikasi yang lebih kaya, jam tangan ini mungkin terasa terlalu terbatas. Keputusan akhir tetap bergantung pada kebutuhan dan usia anak Anda.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top