LAMPUNG — Harga pangan yang bergerak dinamis kerap memaksa ibu rumah tangga memutar otak menyusun menu harian. Telur, yang relatif lebih stabil harganya, bisa menjadi andalan. Inovasi mengolah telur menjadi hidangan berkuah santan seperti opor pedas ini menjawab kebutuhan akan lauk yang mengenyangkan tanpa menguras kantong.
Berbeda dengan opor ayam yang memerlukan waktu lama untuk melunakkan daging, telur kuah opor pedas hanya butuh proses merebus dan memanaskan bumbu. Kepraktisan ini membuatnya cocok disajikan sebagai menu sahur atau makan malam di tengah kesibukan.
Setelah bumbu dasar harum, masukkan cabai merah keriting, cabai rawit, dan cabai merah besar yang sudah diblender kasar. Tekstur cabai yang tidak terlalu halus justru membuat kuah lebih menarik dan memberikan sensasi tekstur saat disantap. Daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas kemudian dimasukkan untuk memperkaya aroma.
Proses memasak dengan api kecil ini juga memberi waktu bagi bumbu untuk meresap ke dalam telur. Sesekali aduk perlahan hingga kuah mendidih dan mengental sesuai selera. Menambahkan cabai rawit utuh di akhir proses memasak bisa menjadi pilihan bagi yang menyukai sensasi pedas yang lebih segar.
Dengan bumbu yang meresap sempurna dan kuah santan yang gurih, telur kuah opor pedas siap disajikan bersama nasi putih hangat. Hidangan ini membuktikan bahwa lauk lezat tidak selalu harus mahal dan rumit untuk dihadirkan di meja makan keluarga.