LAMPUNG SELATAN — Suasana merah putih menyelimuti aula Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Kabupaten Lampung Selatan saat perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Rombongan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial yang dipimpin Penasihat DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf disambut nyanyian dan kibaran bendera kecil dari para murid. Penampilan tari tradisional Lampung serta atraksi baris-berbaris turut memeriahkan acara yang berlangsung Rabu (12/8) tersebut.
Di hadapan para siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, Fatma mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan. Salah satu tujuan perjuangan itu, kata dia, adalah agar generasi penerus mendapat akses pendidikan yang lebih baik.
"Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan hal-hal yang positif. Bagi anak-anak, salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan ini dengan apa? Dengan belajar. Belajar yang sungguh-sungguh, menghargai orang lain, menjaga persahabatan," ujar Fatma dalam keterangan yang diterima Senin (17/8/2026).
Ia menambahkan, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan. Ketakutan untuk bermimpi tinggi, menurut Fatma, justru menjadi penghalang terbesar bagi perkembangan anak.
Fatma menjelaskan, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata negara dalam memberikan fasilitas pendidikan berkualitas tanpa biaya. Program ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kecakapan hidup bersama.
"Jadi di Sekolah Rakyat ini anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar hidup bersama," katanya.
SRT 3 Lampung Selatan sendiri telah dilengkapi berbagai sarana penunjang, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga lapangan olahraga. Asupan gizi para siswa juga menjadi perhatian khusus dalam program ini.
Dalam kesempatan itu, Fatma memberikan apresiasi kepada para guru, wali asuh, dan tenaga kependidikan yang disebutnya memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak didik. Ia menekankan pentingnya lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.
"Anak-anak bukan hanya tentang memberikan pendidikan, tetapi juga tentang membangun lingkungan yang aman dan nyaman. Dan kita harus memberikan dukungan agar anak-anak kita dapat menjadi pribadi yang percaya diri dan memberikan harapan terhadap masa depan," jelasnya.
Gebyar Kemerdekaan di SRT 3 Lampung Selatan diisi beragam perlombaan khas 17-an, seperti lomba makan kerupuk, joget balon, dan estafet kelereng. Fatma bersama rombongan DWP Kemensos juga membagikan hadiah kepada murid yang berhasil menjawab pertanyaan seputar HUT RI dengan benar.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos MK Agung Suhartoyo dan Kepala SRT 3 Lampung Asis Prasetyo. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara SRT 3 dengan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak serta Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS).