1.000 Lebih Warga Lampung Terima Penghasilan dari Padat Karya Jalan Nasional, Kerb Dicat Jelang HUT RI

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 20:59:31 WIB
Warga mengecat kerb di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, dalam program padat karya jelang HUT ke-81 RI, Jumat (7/8/2026).

BANDAR LAMPUNG — Program padat karya pemeliharaan jalan nasional di Lampung kembali digelar. Kegiatan simbolis pembersihan dan pengecatan kerb (tepi jalan) dilakukan di ruas Jalan Wolter Monginsidi, Kota Bandar Lampung, Jumat (7/8/2026), sebagai bagian dari penyambutan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Plt Kepala BPJN Lampung, Giri Yudhono, menegaskan bahwa program ini mengedepankan penggunaan tenaga kerja lokal dibandingkan peralatan mekanis. Langkah ini dinilai efektif menyerap tenaga kerja sekaligus menjaga kualitas jalan nasional.

Pekerjaan yang Melibatkan Warga Sekitar

Masyarakat yang terlibat tidak hanya bertugas mengecat kerb. Cakupan pekerjaan dalam skema Swakelola Padat Karya Rutin Jalan dan Jembatan ini cukup luas, antara lain:

  • Pembersihan badan jalan dan bahu jalan
  • Pemotongan rumput liar di median jalan
  • Pembersihan saluran drainase agar tidak tersumbat
  • Penanganan kerusakan ringan aspal (tambal lubang)

Prioritas perekrutan diberikan kepada warga yang berdomisili di sekitar lokasi pekerjaan. Hal ini memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan komunitas setempat.

Target Utama: Keselamatan Pengguna Jalan

Giri menekankan bahwa kegiatan simbolis di Jalan Wolter Monginsidi hanyalah sebagian kecil dari program preservasi yang berjalan rutin. Fokus utamanya adalah memastikan infrastruktur tetap aman dan nyaman bagi pengendara.

"Kegiatan hari ini merupakan simbolis dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI. Namun pada dasarnya ini adalah bagian dari kegiatan rutin preservasi jalan nasional agar keselamatan dan keamanan pengguna jalan tetap terjaga," ujar Giri, Jumat (7/8/2026).

Selain pengecatan, preservasi juga mencakup pemeliharaan bahu jalan dan pengendalian tanaman liar yang kerap menghalangi pandangan pengemudi.

Dampak Ekonomi bagi Ribuan Keluarga

Dengan melibatkan lebih dari 1.000 warga, program ini menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap. Kehadiran program ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput.

"Melalui program ini kami berharap dapat tercipta kesempatan kerja bagi masyarakat dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, sekaligus menjaga kualitas serta tingkat pelayanan jalan nasional," kata Giri.

BPJN Lampung, sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pekerjaan Umum, bertanggung jawab atas pembangunan, peningkatan, serta pemeliharaan jalan nasional dan jembatan di seluruh Provinsi Lampung. Pemeliharaan rutin menjadi prioritas agar usia layanan infrastruktur lebih panjang dan berfungsi optimal.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: radarlampung.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top