PRINGSEWU — BMP Warrior Pringsewu menutup kompetisi usia dini dengan manis. Tim asal Kabupaten Pringsewu ini sukses mengangkat trofi juara Liga Minisoccer U-12 Kapolda Lampung Tahun 2026 setelah melewati laga dramatis kontra Raden Intan Lampung Tengah.
Partai puncak yang berlangsung Minggu (26/7) itu berjalan ketat. Kedua kesebelasan bermain terbuka dan sama-sama disiplin dalam bertahan. Peluang demi peluang tercipta, namun tak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda waktu normal usai.
Skor kaca mata memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tos-tosan. Pada momen inilah mental para pemain muda BMP Warrior diuji. Alih-alih gentar, mereka justru tampil tenang dan sempurna menuntaskan tugas sebagai algojo penalti.
Eksekusi yang matang dari para pemain BMP Warrior berbuah kemenangan 5-4. Hasil ini sekaligus memastikan mereka keluar sebagai juara sekaligus menutup turnamen dengan catatan impresif.
Prosesi seremoni penyerahan trofi, medali, dan hadiah pembinaan kepada para juara baru dilaksanakan pada Jumat (31/7). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan konsistensi yang ditunjukkan anak-anak asuhan BMP Warrior sepanjang turnamen.
Pelatih BMP Warrior, Idris, bersyukur atas capaian anak asuhnya. Ia menilai gelar ini merupakan buah dari kerja keras kolektif, bukan hanya dari pemain di lapangan.
"Alhamdulillah, anak-anak bermain dengan penuh semangat, disiplin, dan pantang menyerah. Gelar ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, dukungan orang tua, serta semua pihak yang selalu memberikan motivasi kepada tim," ujar Idris.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi pelecut semangat para pemain muda untuk terus mengasah kemampuan. Lebih jauh, torehan juara ini juga menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Pringsewu berjalan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang siap bersaing di level lebih tinggi.