Pencarian

Kopi Sinaok hingga Keripik Dairi Binaan PT DPM Dipromosikan di INACRAFT 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 09:07:01 WIB
Kopi Sinaok hingga Keripik Dairi Binaan PT DPM Dipromosikan di INACRAFT 2026
Produk UMKM binaan PT DPM, Kopi Sinaok dan aneka keripik, dipromosikan di stan Dekranasda Kabupaten Dairi pada INACRAFT 2026 di Jakarta.

LAMPUNG — PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) mempromosikan Kopi Sinaok dan aneka keripik olahan UMKM binaan di stan Dekranasda Kabupaten Dairi pada ajang INACRAFT October Vol. 5 Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center, Senayan, 7–11 Oktober 2026. Keikutsertaan produk rumahan asal Parongil itu menjadi jalur masuk ke pasar nasional yang lebih luas. Langkah tersebut menandai pembinaan UMKM yang dijalankan PT DPM tidak berhenti di tingkat pelatihan, tetapi menyambung sampai ke rantai pemasaran.

Perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, itu menjalankan promosi produk melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Kopi Sinaok serta keripik pisang dan singkong olahan rumahan warga Parongil dipamerkan bersama produk unggulan daerah lain di stan Dekranasda Dairi.

Bagi pelaku usaha kecil di sekitar wilayah operasional PT DPM, pameran kerajinan dan produk unggulan nasional itu menjadi kesempatan memperkenalkan cita rasa lokal Dairi kepada konsumen yang jauh lebih luas. Produk yang selama ini dijual di tingkat kampung kini bersanding dengan merek-merek dari berbagai daerah.

Pembinaan dari Ladang sampai Dapur Warga

Pendampingan PT DPM menyentuh dua ujung rantai produksi. Di sektor hulu, perusahaan membagikan bibit kopi, kakao, dan durian kepada petani serta mendampingi pemeliharaannya. Di sektor hilir, ibu-ibu di Parongil dan sekitarnya dilatih mengolah hasil bumi menjadi produk bernilai jual.

Pelatihan digelar berkala dengan melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Dairi. Pada September 2026, PT DPM memfasilitasi pelatihan teknik menyangrai kopi untuk menjaga karakter cita rasa lokal. Pelatihan pembuatan dan pengemasan aneka keripik rumahan juga diberikan agar produk higienis, renyah, tahan lama, dan tampil menarik di rak pasar modern.

Nilainya Bukan Lagi Bahan Mentah

Dengan keterampilan pengolahan dan standardisasi yang memadai, hasil bumi Dairi tidak lagi dijual sebagai bahan mentah. Produk hadir sebagai olahan siap konsumsi yang punya daya saing dan identitas khas daerah.

Perubahan itu berdampak langsung pada ekonomi keluarga. Harga jual produk olahan lebih tinggi dibanding komoditas mentah, sementara keterampilan yang dikuasai warga membuka peluang usaha baru di tingkat rumah tangga.

Dorongan agar Produk Lokal Menembus Pasar Lebih Luas

Radianto Arifin, Chief Legal and External Relations PT DPM, menyatakan pengembangan ekonomi masyarakat memerlukan pendekatan terpadu dan berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan tidak cukup berhenti di sisi budidaya.

"Melalui program PPM, kami ingin mendorong pengembangan usaha masyarakat secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi budidaya di ladang, tetapi juga menyentuh kreativitas dapur rumahan ibu-ibu pelaku UMKM di Parongil. Kami mendampingi dari peningkatan keterampilan pengolahan, efisiensi produksi, hingga membuka akses pasar seperti ajang INACRAFT ini," ujarnya.

Radianto menambahkan, kesempatan tampil di pameran nasional merupakan langkah strategis mempertemukan produk binaan dengan konsumen luas. Ia berharap keikutsertaan itu menjadi pijakan bagi UMKM binaan untuk dikenal lebih jauh dan membuka peluang pasar baru.

"Bagi kami, pembinaan UMKM tidak berhenti pada pelatihan saja, melainkan harus dikawal hingga produk-produk lokal ini benar-benar bisa menjangkau pasar yang lebih luas," tambahnya.

Melalui rangkaian program PPM, PT DPM menargetkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Kabupaten Dairi. Sinergi antara kapasitas produksi rumahan, mutu pengolahan, dan perluasan akses pasar diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekitar tambang.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks