Pencarian

Tesla Roadster Generasi Kedua Akhirnya Melompat di Uji SpaceX Texas

Jumat, 16 Oktober 2026 • 11:38:01 WIB
Tesla Roadster Generasi Kedua Akhirnya Melompat di Uji SpaceX Texas
Roadster generasi kedua menjalani peragaan lompat dan putaran udara di fasilitas uji SpaceX, McGregor, Texas.

LAMPUNG — Tesla Roadster generasi kedua resmi menjalani peragaan lompat dan putaran udara di fasilitas uji SpaceX, McGregor, Texas, Kamis (15/10/2026). Atraksi ini menandai kemunculan perdana model yang kali pertama dijanjikan sembilan tahun lalu itu dalam bentuk fungsional. Tesla mengklaim Roadster mampu menembus 0–97 km/jam dalam 0,81 detik lewat dorongan sistem propulsi yang belum diungkap detailnya.

Peragaan berlangsung di kompleks pengujian roket SpaceX dan disiarkan langsung ke publik. Satu unit Roadster putih dua kursi tampil dalam beberapa atraksi berbeda, mulai dari menaiki rampa melengkung hingga berhenti di posisi terbalik.

Mobil itu memanfaatkan sistem kipas isap yang menempelkan bodi ke permukaan, memungkinkan manuver yang tidak lazim untuk kendaraan jalan raya. Tesla belum merinci spesifikasi teknis resmi maupun harga jual model ini.

Manuver Lompat dan Semburan 10 Nosel

Pada atraksi kedua, Roadster melompati deretan model Tesla yang diparkir berjajar, termasuk truk Semi. Mobil berputar di udara sebelum mendarat lurus dengan bantuan semburan udara bertekanan dari 10 nosel yang tersebar di bodi.

Kombinasi kipas isap dan nosel udara menjadi pembeda utama Roadster generasi kedua dari model listrik lain di jajaran Tesla. Pendekatan ini meminjam teknologi kontrol sikap yang biasa dipakai pada wahana antariksa.

Klaim Elon Musk soal Kolaborasi Tesla dan SpaceX

CEO Tesla Elon Musk menyebut hasil peragaan sebagai buah kolaborasi dua perusahaan yang ia pimpin. "Perusahaan mobil terbaik dan perusahaan roket terbaik di dunia," ujarnya dalam siaran langsung tersebut.

Musk menambahkan Roadster kelak menjadi satu-satunya Tesla yang dikemudikan manusia. "Mari kita bawa ke batas dan melampauinya," katanya.

Pernyataan itu mengisyaratkan posisi Roadster berbeda dari lini Tesla lain yang diarahkan ke kemampuan mengemudi otonom. Belum ada penjelasan resmi soal apakah fitur otonom tetap tersedia pada model ini.

Jeda Sembilan Tahun Sejak Janji Pertama

Roadster generasi kedua pertama kali dijanjikan Tesla sekitar sembilan tahun lalu. Rentang waktu itu membuat model ini sempat dianggap sebagai proyek yang tertunda tanpa kejelasan jadwal produksi.

Peragaan di McGregor menjadi sinyal bahwa pengembangan kendaraan memasuki tahap uji dinamis di luar ruang tertutup. Tesla belum menyebut tanggal produksi massal maupun wilayah pemasaran pertama.

Untuk pasar Indonesia, Roadster belum masuk dalam rencana distribusi resmi Tesla. Pengguna lokal yang menantikan model ini masih harus menunggu pengumuman resmi soal ketersediaan dan harga.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks