Pencarian

Amfiteater Kemiren Banyuwangi Dibangun, Panggung Baru Seni Budaya Osing

Minggu, 11 Oktober 2026 • 16:38:01 WIB
Amfiteater Kemiren Banyuwangi Dibangun, Panggung Baru Seni Budaya Osing
Peletakan batu pertama amfiteater Desa Kemiren, Banyuwangi, pada Jumat (9/10/2026).

LAMPUNG — PT Astra International Tbk membangun amfiteater berkapasitas sekitar 150 orang di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai ruang pertunjukan seni budaya Osing. Peletakan batu pertama dilakukan pada Jumat (9/10/2026), bertepatan dengan rangkaian pengembangan desa wisata berbasis budaya di kawasan tersebut. Fasilitas ini disiapkan untuk menampilkan Tari Gandrung hingga Jaran Goyang bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

Desa Kemiren di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, sudah lama dikenal sebagai kampung adat suku Osing. Pembangunan amfiteater menambah satu lagi alasan wisatawan datang ke kawasan ini, bukan sekadar melintas menuju Kawah Ijen.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto hadir langsung dalam peletakan batu pertama bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang pertunjukan tetap agar kesenian Osing bisa dipentaskan lebih rutin, tidak hanya saat event besar.

Panggung untuk Gandrung dan Jaran Goyang

Amfiteater berkapasitas sekitar 150 penonton ini akan menjadi panggung utama pertunjukan seni lokal. Dua kesenian yang paling disorot adalah Tari Gandrung, ikon Banyuwangi yang biasanya dibawakan penari dengan kostum dan kipas khas, serta Jaran Goyang yang memadukan unsur tari dan musik.

Selama ini pertunjukan semacam itu di Kemiren bergantung pada ruang serbaguna desa atau panggung sementara saat ada festival. Kehadiran amfiteater membuat jadwal pentas bisa lebih teratur dan nyaman bagi penonton.

Dampak Ekonomi bagi Warga Kemiren

Astra menjalankan program pemberdayaan di Kemiren sejak 2024, mencakup bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program tersebut menjangkau sekitar 300 penerima manfaat, 40 pelaku usaha lokal, serta 40 anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Pendapatan anggota Pokdarwis dilaporkan naik hingga 33 persen berkat pengembangan potensi desa dan aktivitas pariwisata. Angka itu menjadi indikator awal bahwa kunjungan wisatawan berdampak langsung pada kantong warga, bukan hanya pada statistik kunjungan.

Penghargaan dan Pendampingan Sekolah

Desa Sejahtera Astra Kemiren meraih penghargaan Platinum kategori Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 8 pada Indonesia SDGs Awards (ISDA) 2026. Kategori ini berkaitan dengan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Di sektor pendidikan, Astra bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR) menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mendampingi 10 sekolah dasar. Dua sekolah berada di Desa Kemiren dan delapan di Desa Jambe Wangi, dengan peresmian program pada Sabtu (10/10/2026).

Kepala SDN 2 Kemiren Armulina menyebut sekitar 75 persen siswa di sekolahnya berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. "Pendampingan pendidikan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan kesempatan belajar bagi para siswa," ujarnya.

Yang Perlu Diketahui Wisatawan

Belum ada informasi resmi soal tarif masuk atau jadwal pertunjukan rutin di amfiteater ini. Wisatawan yang berencana menyaksikan pentas seni Osing sebaiknya memantau kanal resmi Desa Wisata Kemiren atau Dinas Pariwisata Banyuwangi sebelum berangkat.

Kemiren berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi atau ojek daring. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga sore, atau saat ada agenda festival budaya yang biasanya digelar menjelang akhir pekan.

Untuk kunjungan mandiri, siapkan waktu sekitar dua hingga tiga jam agar cukup menelusuri kampung adat, mencoba kuliner khas Osing, dan menyaksikan pertunjukan bila sedang ada jadwal. Konfirmasi jadwal terkini lewat dinas pariwisata setempat tetap disarankan karena agenda pentas bisa berubah mengikuti kalender event daerah.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sudutpandang.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks