Bek Timnas Indonesia Justin Hubner mengaku tak mampu menggambarkan perasaannya setelah Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam. Gelar ini menjadi kemenangan pertama tim senior Indonesia di laga final setelah 35 tahun.
JAKARTA — Justin Hubner menyebut gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pencapaian yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Pemain bertahan itu tampil penuh di tiga laga babak grup dan menjadi salah satu pemain yang selalu dipercaya sebagai starter dalam empat pertandingan.
"Luar biasa, Anda tahu. Saya pikir, ini hal yang tidak bisa saya gambarkan. Jika Anda melihat dari mana kami berasal, ini benar-benar luar biasa. Perasaan mendapatkan trofi pertama dalam sejarah Indonesia ini, benar-benar luar biasa," kata Justin kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Kemenangan Pertama Tim Senior di Final Sejak SEA Games 1991
Indonesia menuntaskan laga final melawan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Terakhir kali tim senior Indonesia menang di partai final adalah saat meraih medali emas SEA Games 1991 di Manila, Filipina.
Sepanjang turnamen, Justin menjadi salah satu pemain yang selalu mengisi starting eleven. Ia bermain penuh dalam tiga laga babak grup, tetapi pada laga final ia tak sanggup menyelesaikan pertandingan sampai selesai.
Diganti Shayne Pattynama pada Menit ke-101
Kaki Justin sudah sangat lelah saat laga memasuki babak tambahan waktu. Pelatih menariknya keluar pada menit ke-101 dan memasukkan Shayne Pattynama, yang kemudian menuntaskan tugasnya sebagai penendang penalti dengan baik.
"Saya bermain selama 90 menit, tetapi pada babak tambahan waktu saya diganti. Sejujurnya, kaki saya benar-benar sudah lelah. Namun, ya, saya pikir jika Anda melihat mentalitas kelompok ini, itu gila. Benar-benar gila. Tidak ada lagi yang bisa saya katakan," ujar dia.
Absennya Jay Idzes dan Kekuatan Kolektif Garuda
Justin harus menjalani turnamen ini tanpa kapten Jay Idzes yang absen karena cedera. Idzes sendiri salah satu pemain yang kerap bermain dengan Justin di lini pertahanan Garuda.
Justin menyebut absennya Idzes sebagai kehilangan besar bagi skuad Garuda. Meski begitu, para pemain mampu merespons situasi itu dengan menunjukkan kekuatan mereka sebagai sebuah tim.
"Jika Anda melihat bagaimana kami bangkit, bagaimana kami bertahan dalam pertandingan ini, tim ini benar-benar luar biasa," tutup Justin yang sudah 22 kali memainkan laga untuk Indonesia.