TULANG BAWANG BARAT — Pelantikan dan bimbingan teknis (Bimtek) bagi 28 anggota KPPS digelar di Balai Tiyuh Daya Sakti, Kamis (24/09/2026). Kegiatan ini menyasar petugas dari empat TPS yang tersebar di Tiyuh Daya Sakti. Panitia menempatkan pelantikan sebagai titik awal kesiapan penyelenggara di tingkat paling bawah.
Ketua Panitia Pemilihan Kepala Tiyuh Daya Sakti, Marwanto, menyebut KPPS memegang peran krusial karena berhadapan langsung dengan pemilih. Menurutnya, seluruh anggota wajib menguasai setiap tahapan pemungutan dan penghitungan suara. "KPPS merupakan ujung tombak pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Karena itu, seluruh anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta menjalankan setiap tahapan sesuai aturan," ujar Marwanto.
Netralitas dan Integritas Jadi Tekanan Utama
Selain urusan teknis, Marwanto menekankan pentingnya menjaga netralitas selama bertugas. Anggota KPPS diminta tidak berpihak kepada calon mana pun. Integritas dan profesionalitas disebut sebagai syarat mutlak agar proses pemilihan berjalan jujur.
Ia berharap seluruh petugas bekerja teliti dan bertanggung jawab. Proses pemungutan suara di empat TPS Tiyuh Daya Sakti ditargetkan berlangsung aman, tertib, dan transparan. "Harapan kami seluruh anggota KPPS dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Jaga netralitas, jangan berpihak kepada calon mana pun dan laksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Empat TPS Disiapkan untuk 21 Oktober 2026
Pilkati Daya Sakti dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026. Seluruh anggota KPPS yang telah dilantik akan ditempatkan di empat TPS yang telah ditetapkan panitia. Jumlah TPS tersebut disesuaikan dengan sebaran pemilih di wilayah Tiyuh Daya Sakti.
Panitia memastikan kesiapan penyelenggara di tingkat TPS terus dimatangkan menjelang hari pemungutan suara. Bimtek menjadi bekal bagi petugas untuk memahami alur kerja, mulai dari pembukaan TPS hingga rekapitulasi hasil di tingkat tiyuh.
Panitia Imbau Warga Jaga Kondusivitas
Panitia mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkati menjaga keamanan dan ketertiban. Warga diminta menciptakan proses pemilihan yang demokratis dan kondusif hingga seluruh tahapan selesai. Imbauan ini menyasar tidak hanya petugas, tetapi juga pendukung calon dan warga Tiyuh Daya Sakti secara umum.
Dengan pelantikan ini, tahapan penyelenggaraan Pilkati Daya Sakti memasuki fase persiapan akhir di tingkat TPS. Panitia menargetkan seluruh rangkaian pemungutan suara selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.