BANDARLAMPUNG — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menetapkan enam agenda utama dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Seluruh rangkaian berlangsung 20-22 September 2026 di sejumlah lokasi di Jati Agung, Lampung Selatan, dan Bandarlampung.
Perkemahan Pramuka di Lapangan Desa Purwotani menjadi kegiatan pembuka. Peserta yang terlibat adalah Pramuka Penggalang dari berbagai gugus depan di Lampung.
Ziarah Makam Kak Soeparto Rusman di TPU Pahoman
Pada Senin (21/9/2026) pagi, Kwarda Lampung melaksanakan ziarah makam dan pemasangan tiang pancang di makam tokoh Gerakan Pramuka Lampung, Kak Soeparto Rusman, di TPU Pahoman. Ziarah menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi tokoh yang berkontribusi bagi perkembangan Pramuka di Lampung.
Di hari yang sama, Bazar Siaga digelar di SMPN Satap 1 Purwotani, Jati Agung. Kegiatan ini menjadi sarana bagi Pramuka Siaga untuk belajar, berkreasi, bekerja sama, dan mengenal nilai-nilai kemandirian melalui suasana yang edukatif dan menyenangkan.
Kirab Panji dan Ulang Janji Malam Hari
Kwarda Lampung juga menggelar Kirab Panji Gerakan Pramuka dengan rute dari Kwarda Lampung menuju Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Jati Agung. Kirab menjadi simbol semangat dan kebanggaan terhadap Gerakan Pramuka sekaligus bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Ulang Janji dan Renungan pukul 20.00 WIB di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung, Jati Agung, Lampung Selatan. Momentum ini dipakai anggota Pramuka untuk refleksi, memperteguh komitmen terhadap Tri Satya dan Dasa Darma, serta memperbarui semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Apel Besar di Buperda Kota Baru Jadi Penutup
Puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Lampung ditandai dengan Apel Besar pada Selasa (22/9/2026) pukul 09.00 WIB di Buperda Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan. Tema yang diusung tahun ini adalah "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045."
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kwarda Lampung berharap peringatan Hari Pramuka tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat karakter, persaudaraan, kepedulian, serta semangat pengabdian seluruh anggota Gerakan Pramuka.