Bandara Radin Inten II Lampung resmi kembali beroperasi melayani transportasi udara pada Selasa ini setelah sempat terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. General Manager Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, memastikan pemantauan menyeluruh telah dilakukan bersama seluruh instansi terkait sebelum operasional kembali dibuka.
BANDARLAMPUNG — Bandara Radin Inten II Lampung kembali membuka layanan penerbangan setelah proses pemantauan ketat selama lebih dari satu hari. Keputusan ini diambil setelah hasil pemeriksaan menunjukkan ruang udara bandara bebas dari partikel abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kembalinya operasional bandara ditandai dengan keberangkatan perdana pesawat Garuda Indonesia GA 077 rute TKG-CGK (Bandarlampung-Jakarta) pada pukul 10.15 WIB. Namun, jadwal penerbangan berikutnya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik.
Hasil Paper Test Negatif Sejak Senin Malam
General Manager Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan proses pemantauan dilakukan setiap jam terhadap sebaran abu vulkanik. "Sejak Senin (7/9) malam hingga hari ini, hasil pemantauan melalui paper test telah menunjukkan hasil negatif atau tidak didapati partikel abu vulkanik di ruang udara Bandara Radin Inten II," katanya dalam keterangan resmi di Bandarlampung, Selasa.
Pemeriksaan menyeluruh melibatkan seluruh instansi terkait guna memastikan fasilitas sisi udara dan sisi darat aman untuk mendukung operasional penerbangan.
Penanganan Penumpang Terdampak Jadi Prioritas
Selama periode penutupan, pengelola bandara mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani calon penumpang yang penerbangannya dibatalkan. Langkah mitigasi yang dilakukan mencakup pembersihan fasilitas bandara secara berkala dan koordinasi intensif dengan maskapai.
"Pelaksanaan Service Recovery Activation kepada calon penumpang terdampak menjadi prioritas Injourney Airports dalam mewujudkan komitmen pelayanan sepenuh hati dengan mengedepankan aspek keamanan, keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa," ujar Kiki.
Imbauan bagi Calon Penumpang
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi jadwal terbaru dari maskapai masing-masing. "Pastikan status penerbangan melalui contact center maskapai ataupun Injourney Airports guna menghindari penumpukan di bandara," kata Kiki.
Dengan beroperasinya kembali Bandara Radin Inten II, konektivitas udara dari dan menuju Lampung diharapkan pulih secara bertahap. Hal ini dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat serta menggerakkan kembali aktivitas perekonomian daerah yang sempat terganggu.